Duel Berdarah di Lapak Rambutan, Dua Tembakan Julyadi Berbalas Satu Tusukan Mematikan
Duel berdarah di lapak penjual rambutan, dua tembakan Julyadi berbalas satu tusukan mematikan.
“Korban lalu mengikuti kendaraan pelaku hingga di Jalan Raya Pekon Tanjung Heran,” kata Ramon.
Di jalan itu, pelaku berhenti di tepi jalan untuk membeli buah rambutan.
Korban pun mengikuti pelaku, berhenti dan menghampiri pelaku.
Antara pelaku dan korban sempat ribut mulut yang berujung ke perkelahian.
Korban menembak 2 kali di lapak penjual rambutan ini, namun tak ada yang mengenai pelaku.
Justru tusukan pisau pelaku mengenai paha korban.
Berdasarkan keterangan tersangka dan hasil pemeriksaan di ponsel korban, diketahui sebelum perkelahian antara tersangka dan korban terjadi perselisihan melalui SMS.
“Jadi setelah perselisihan tersebut, korban merasa sakit hati karena tersangka menyinggung orangtuanya,” kata Ramon.
Baca juga: Nestapa Warga Desa Sumber Urip, Puluhan Tahun Dihantui Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Citarum
Baca juga: Pedagang Pakaian di Pasar Tanah Abang Belum Kebagian Vaksin Covid-19, Merasa Diberi Harapan Palsu
Baca juga: Hadiahi Cincin Rp 3 Miliar Demi Nagita Bahagia, Raffi Ahmad Ungkap Permintaan Rafathar: Ngerasa Sepi
Masalah Sepatu Berujung Maut
Duel maut yang memakan korban juga sempat terjadi di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada Rabu (17/2/2021).
Hanya karena masalah sepatu, dua sahabat tewas bersimbah darah usai saling tikam.
Perkelahian duel maut antar teman dekat ini terjadi
Keduanya tewas usai terlibat duel berujung aksi saling tikam tersebut.
Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy membeberkan perkelahian keduanya didasari masalah ketersinggungan.
Awalnya, sekitar pukul 12.30 WIB korban Andika (21) mendatangi korban Ismail (31) di dusun 3 Desa Pagar Dewa, tepatnya di depan rumah rekannya Dulhalim.