Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kerap Kucing-Kucingan dengan Satpol PP, Ini Cerita Nur Penjual Kopi Keliling Bertahan Saat Pandemi

Nur (47), pedagang kopi keliling di Jakarta Timur mencoba bertahan di tengah pandemi Covid-19.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Nur, penjual kopi di sekitaran Makasr, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sempat kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP, Nur (47), pedagang kopi keliling mencoba bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Selama pandemi, sejumlah usaha mikro sangat terdampak dan kian menjerit. Tak terkecuali yang dialami oleh Nur, ibu enam anak asal Brebes, Jawa Tengah.

Sedari delapan tahun silam, ia telah mengadu nasib di Ibukota dengan berjualan kopi keliling.

Menggunakan sepeda motor tuanya, ia menahan beban berat di belakang motor agar tak celaka ketika berkendara.

"Dari baru nikah pindah ke sini. Suami saya ada. Dulu kerja bangunan. Saya kerja begini aja dari dulu," katanya kepada TribunJakarta.com, Rabu (23/2/2021).

Menjelang siang, ia sudah berangkat dan pulang hingga larut malam.

Oleh sebab itu, dua tahun pertama dirinya sempat ditemani suaminya, Oman (56) ketika bekerja.

"Namanya bangunan kadang ada kadang enggak. Jadi kalau saya pulang pukul 00.00 WIB selalu ditemani suami. Katanya khawatir sama saya," jelasnya.

Lantaran sudah memasuki usia 50 tahun, Oman akhirnya memutuskan untuk mengikuti jejak Nur, yakni menjadi penjual kopi.

Halaman
123
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved