Breaking News:

Jakarta Diterjang Banjir

Minta Lurah dan Jajarannya Turun ke Lapangan Atasi Banjir, Ketua DPRD DKI: Masalah Bukan di Kantor!

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta seluruh jajaran lurah di ibu kota turun langsung ke lapangan guna mengatasi masalah banjir.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta seluruh jajaran lurah di ibu kota turun langsung ke lapangan guna mengatasi masalah banjir.

Menurutnya, ini merupakan cara paling efektif untuk menuntaskan masalah banjir di ibu kota yang kerap terjadi saat musim hujan tiba.

"Masalah sekarang ini bukan ada di dalam kantor. Sekali lagi, masalah itu ada di lapangan, turun," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/2/2021).

Dengan melihat langsung situasi di lapangan, politisi senior PDIP ini menilai, para lurah bisa mencari solusi dari permasalahan banjir yang selama ini tak kunjung tuntas.

Baca juga: Jurus Gubernur Anies Lantik Yusmada Faizal untuk Atasi Banjir Jakarta, Orang yang Disebut Ahok Top

"Jadi saya minta kepada para pejabat sebagai pelayan seperti saya, harus turun ke bawah. Supaya ke depan Jakarta menjadi ibu kota yang baik sebagai metropolitan," ujarnya.

Terlebih, para lurah dan pejabat Pemprov DKI lainnya mendapat upah dari APBD yang notabene sumber dananya berasal dari rakyat.

"Kita mengembalikan pajak masyarakat dengan baik, masyarakat mendapatkan fasilitas yang baik," tuturnya.

"Sekarang masalahnya macet dan banjir, itu harus diberisin dulu," tambahnya menjelaskan. 

Seperti diketahui, hujan deras yang melanda Jakarta pada Sabtu (20/2/2021) dini hari menyebabkan ratusan pemukiman warga terendam banjir, tak terkecuali kawasan Kemang, Jakarta Pusat.

Tercatat ada 113 RW yang tersebar di sejumlah kota administrasi yang terendam banjir.

Ribuan warga pun terpaksa mengungsi di 44 posko pengungsian yang telah disiapkan Pemprov DKI.

Bahkan, dilaporkan ada lima orang warga yang tewas akibat banjir yang terjadi Sabtu lalu.

Empat dari lima orang tersebut masih berusia anak-anak dan satu lainnya merupakan seorang lansia yang terjebak di rumahnya saat banjir

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved