Waspada! Marak Aksi Penjambretan di Tangsel, Palaku Incar Anak-anak Hingga Lansia

Aksi penjambretan sedang marak di Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku seperti mengincar dua segmentasi usia korbannya, anak-anak dan lansia.

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Kompilasi kasus penjambretan di Pondok Aren dan Pamulang, Minggu (21/2/2021) dan Sabtu (27/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Aksi penjambretan sedang marak di Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku seperti mengincar dua segmentasi usia korbannya, anak-anak dan lansia.

Barang berharga yang dirampas beragam. Beberapa kasus terakhir, ponsel dan perhiasan emas menjadi target utama.

Catatan TribunJakarta.com, dalam waktu dua pekan terakhir Februari 2021, terjadi tiga kali penjambretan di wilayah berbeda.

Bocah 5 Tahun

Pada jumat (12/2/2021), bocah lima tahun dijambret ponselnya ketika sedang bermain tidak jauh dari rumahnya, di Jalan Haji Sarmah, Gang Miun Panjul, nomor 129 RT 3 RW 7, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Sang ayah, Andhika Hardiansyah (22) yang ditemui di lokasi, mengatakan, kejadian pada pukul 10.21 WIB, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Jumlah Penumpang MRT Jakarta Dibatasi 67 Orang Per Gerbong, Simak Jadwal Operasionalnya Hari Ini

Baca juga: Jokowi Punya Kenangan Terhadap Sosok Artidjo Alkostar: Sangat Rajin, Jujur, dan Punya Integritas

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu Kondisi Nia Ramadhani, Asisten Ungkap Bosnya Sempat Kunjungi Dokter di Amerika

Andhika menceritakan, saat itu menjelang salat Jumat, putranya sedang berada di luar rumah.

"Awalnya nenek saya pulang kerja, sekitar jam 10.21 WIB, anak saya kan di dalam rumah, neneknya manggil cucunya kemungkinan kangen gitu, neneknya ke dalam, anak saya di luar rumah," kata Andhika, Sabtu (13/2/2021).

Sang anak pun bermain gim ponsel di luar. Tidak lama kemudian dua pria tidak dikenal datang mengendarai sepeda motor.

"Enggak lama, lima menit, atau dua menit, pelaku datang, jambretnya itu datang. Pelaku putar balik pas ngelihat anak saya di depan langsung jambret, kabur. Yang dijambret handphone," ujarnya.

Baca juga: PPKM Mikro, Cek Jadwal Operasional MRT Jakarta yang Berlaku Mulai Hari Ini

Si anak langsung berteriak, Andhika yang berada di dalam rumah kaget dan sontak berlari mengejar pelaku.

Sayang, dua pria yang diketahui mengendarai sepeda motor matic merah itu melaju cepat.

Andhika yang refleks berlari tidak dapat mengejar si jambret.

"Pengejaran itu pas anak saya teriak maling atau jambret saya langsubg sigap lari, langsung ngejar. Mungkin kalau saya kejar pakai motor itu kena. Cuma sayanga sudah panik duluan, langsung lari, jadi enggak kena," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved