Breaking News:

Info Kesehatan

Pentingnya Apresiasi Orangtua dan Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Sejak Dini

Anak-anak dengan percaya diri yang cukup merasa bangga dengan yang dilakukannya, mereka merasa positif.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Sejak Dini 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepercayaan diri membuat anak merasa nyaman menjadi dirinya sendiri.

Kondisi ini menjadi penting demi kesuksesan anak di masa depan.

Kepercayaan diri membantu anak untuk menghadapi kehidupan seperti tekanan teman sebaya ataupun kemunduran.

Anak-anak dengan percaya diri yang cukup merasa bangga dengan yang dilakukannya, mereka merasa positif.

Untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini, Psikolog Klinis Monica Sulistiawati, M.Psi., menjelaskan pentingnya kehadiran orang tua dalam setiap tumbuh kembang anak.

TONTON JUGA:

"Jangan sampai anak merasa gadget lebih penting dari diri mereka, maka dibutuhkan quality time. Seperti bermain sebelum tidur," ucap Monica dalam konferensi pers virtual Dancow pada Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Ecobrick Dibuat Sebagai Pagar dan Gapura di TPS 3R Malaka Selatan

Menurut Monica, beberapa kontak emosional dan fisik dengan orang lain setiap hari sangat penting bagi anak.

Untuk itu, maka diperluhkan waktu luang untuk mendengarkan cerita mereka, terlibat dalam beberapa kegiatan kreatif dan ajarkan mereka beberapa keterampilan berharga.

Suasana pemeriksaan mata anak-anak di RPTRA Intan, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (6/10/2018).
Suasana pemeriksaan mata anak-anak di RPTRA Intan, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (6/10/2018). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

"Apapun yang dibuat menjadi sebuah mainan akan menciptakan banyak kesempatan agar anak mau bekerja tim, memecahkan masalah, dan mengekspresikan dirinya secara bebas," jelas Monica.

Tak hanya itu, Monica menjelaskan, orang tua juga perlu mengapresiasi kegigihan anak dalam belajar, seperti memberikan hadiah.

Baca juga: Sebelum Gugat Cerai, Wulan Guritno Ngaku Adilla Dimitri Bukan Tipenya: Ini Alasannya Jatuh Hati

"Seperti mengajarkan melipat selimut. Orang tua bisa mengajarkannya dan meminta anak melakukannya sesuai contoh dan jika berhasil maka orang tua bisa mengapresiasinya 'wah kamu hebat!'," beber Monica.

Apresiasi yang dilakukan orang tua membuat sang buah hati menjadi lebih kooperatif, dan menumbuhkan karakter berani serta berjiwa kepemimpinannya.

"Rasa bangga dan apresiasi Bunda atas usaha dan proses belajar Si Buah Hati di setiap tahap perkembangannya sangatlah penting. Anak akan memiliki kualitas interaksi dengan Bunda yang lebih baik, mengembangkan harga diri positif, lebih fokus dan gigih, serta percaya diri untuk melanjutkan langkah eksplorasinya," jelas Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis. 

Untuk itu, Bunda bisa mengikuti Gerakan 1 Juta Bunda Bangga untuk menunjukkan kebanggaannya terhadap buah hati. 

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved