Anak Buah John Kei Mengaku Disuruh Bunuh Nus Kei: Begini Perintahnya
Yoseph Tanlai, mantan anak buah John Kei, mengaku sempat diperintahkan John untuk membunuh Nus Kei
Tiga saksi lihat Erwin terkapar di jalan
Richard Kalvin Rumatora, Albert Rahakbau, dan Haerullah Umar adalah tiga orang saksi yang melihat Erwin di tempat kejadian perkara (TKP).
Ketiganya mengaku melihat Erwin terkapar di Jalan Duri Kosambi.
Namun, ketiganya mengaku tidak melihat langsung peristiwa pembacokan yang menewaskan Erwin tersebut.
Mereka datang ketika Erwin telah berlumuran darah.
"Saya lihat adik saya berlumuran darah, kemudian kami bawa ke rumah sakit," kata Albert dalam persidangan.
Hal serupa juga dinyatakan oleh Richard.
Sementara itu, Haerullah mengaku melihat sebuah mobil melindas Erwin.
"Saya lihat ada mobil yang menabrak orang. Orang itu duduk di tengah jalan, ditabrak tuh, dilindas dari depan," kata Haerullah.
"Saya tidak lihat pembacokan. Saya sedang melintas di Duri Kosambi," lanjutnya.
Anak Nus Kei dapat info John akan bunuh ayahnya
Richard Kalvin Rumatora menyatakan sempat mendapat informasi dari salah seorang anak buah John Kei terkait rencana pembunuhan John atas ayahnya.
"Sebelum kejadian (pembunuhan Erwin), saya komunikasi sama anak buah John, Felix Uro, saya ditelepon, katanya, 'Bilang ke Bapak (Nus) hati-hati, Bung John sudah mempersiapkan pembunuhan Bapak'," ujar Richard dalam persidangan, Rabu.
Selain itu, Richard mengaku mendapat informasi bahwa satu minggu sebelum kejadian pembunuhan Erwin, rumahnya diintai oleh anak buah John Kei.
"Satu minggu sebelum pembunuhan (Erwin), anak buah John datang ke rumah," ungkap Richard.
Hal tersebut diketahui Richard dari Nus Kei.
Nus sendiri mendapat informasi tersebut dari petugas keamanan di kompleks tempat tinggalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sidang-perdana-kasus-penyerangan-john-kei-yang-dilakukan-secara-virtual.jpg)