Breaking News:

Rasakan Sensasi Makan Sate Ayam H.Martingen di Kebayoran Lama: Polesan Bumbunya Manjakan Lidah

Sate H.Martingen Sakerah atau yang dikenal dengan sebutan Sate Pertok PI adalah salah satu kuliner yang cukup terkenal di kawasan Kebayoran Lama.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Sate ayam, jadi menu favorit di Sate H.Martingen, harganya Rp 28 ribu untuk seporsi isi 10 tusuk. Jika di tambah lontong, maka harganya Rp 33 ribu. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sate H.Martingen Sakerah atau yang dikenal dengan sebutan Sate Pertok PI atau Sate Ayam Pondok Indah Pertok adalah salah satu kuliner yang cukup terkenal di kawasan Kebayoran Lama.

Tepatnya ada di Komplek Pertokoan Taman Hijau Baru Pondok Indah, Jalan Gedung Hijau Raya No.45, RT.1/RW.13, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kalau traveller ke sini, lokasinya tidak terlalu jauh dari Mall Pondok Indah.

Anda bisa melewati Jalan Metro Pondok Indah, hingga bertemu putaran lalu belok ke Jalan Gedung Hijau Raya.

Sate H.Martingen Sakerah atau yang dikenal dengan sebutan Sate Pertok PI atau Sate Ayam Pondok Indah Pertok adalah salah satu kuliner yang cukup terkenal, di kawasan Kebayoran Lama.
Sate H.Martingen Sakerah atau yang dikenal dengan sebutan Sate Pertok PI atau Sate Ayam Pondok Indah Pertok adalah salah satu kuliner yang cukup terkenal, di kawasan Kebayoran Lama. (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA)

Karena sate ini cukup terkenal, saya pun penasaran dengan cita rasa dari Sate H.Martingen ini.

Menemui lokasi rumah makan sate ini di tengah komplek pertokoan, ternyata cukup mudah. Cari saja asap yang terlihat mengepul.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Jadi Korban Jambret Handpone di Beji Depok, Orang Tua Harus Lebih Ketat Awasi

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat, 5 Maret 2021: Aries Temui Jalan Buntu, Hari Penuh Energi untuk Taurus

Baca juga: Jelang Pengumuman Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Menpan RB Tjahjo Kumolo Sebut akan Pecahkan Rekor

Benar saja, begitu saya memasuki kawasan komplek, terlihat kepulan asap tak berhenti Asap ini berasal dari panggangan sate yang tak henti-hentinya membakar sate pesanan pelanggan.

Menurut Rozi, anak dari H.Martingen warung makan milik ayahnya ini memang cukup ramai.

Apalagi jika datang di akhir pekan, atau di jam makan siang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved