Info Kesehatan

Mengenal Epigallo, Kandungan Teh Hijau yang Diteliti Mampu Kurangi Bahaya Akibat Covid-19

Mengenal Epigallo, komponen utama dalam teh hijau yang memiliki banyak manfaat.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Freepik
Teh Hijau 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Mengenal Epigallo, komponen utama dalam teh hijau yang memiliki banyak manfaat.

Berdasarkan studi dari Djoko Purwanto, pakar farmakologi dari Universitas Airlangga, Surabaya, ditemukan bahwa antioksidan pada Epigallo memiliki kekuatan 100x lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan 25x lebih tinggi dibandingkan vitamin E dalam melindungi tubuh.

“Epigallo yang terdapat di ekstrak teh hijau mampu mengendalikan radikal bebas yang sering terbentuk di dalam tubuh. Radikal bebas yang berlebih dapat memicu stres oksidatif dan dapat berujung pada kerusakan sel dan penyakit kronis,” ungkap dr. Susi selaku Medical Advisor LAPI Laboratories dalam keterangan resminya pada Selasa (9/3).

Ekstrak Epigallo tidak hanya berguna untuk menetralisir radikal bebas dari asap rokok, namun juga bermanfaat untuk mencegah sel kanker, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan pembuluh darah, jantung, serta otak.

Sehubungan dengan virus SARS-CoV-2, beberapa review maupun studi telah dilakukan dalam rangka mendorong pemanfaatan Epigallo.

TONTON JUGA:

Mhatre et al., dalam penelitiannya yang diterbitkan oleh jurnal Phyto Medicine, menemukan bahwa enzim yang berperan penting dalam mematangkan virus adalah Chymotrypsin-like protease, atau yang disebut 3CLpro.

Dengan kata lain, replikasi atau bertambahnya jumlah virus sangat tergantung pada 3CLpro.

Karena itu, 3CLpro merupakan target utama obat yang digunakan untuk menangani infeksi virus korona secara umum.

Faktanya, studi in vitro dari Mathre et al. memperlihatkan bahwa Epigallo mampu menghambat 85% aktivitas 3CLpro.

Baca juga: PILU Felicia Tissue Ulang Tahun Tanpa Kaesang, Terciduk Putra Bungsu Jokowi Lakukan Ini: Saya Grogi

Karena itu, sekelompok peneliti dari Institute of Chemical Technology India ini pun menyimpulkan bahwa molekul Epigallo dapat digunakan sebagai suplemen pelengkap nutrisi harian untuk penanganan Covid-19.

Sementara itu, peneliti Menegazzi et al. mengemukakan potensi Epigallo bagi penderita Covid-19, terutama karena kemampuannya menurunkan ekspresi dan sinyal dari berbagai mediator inflamasi.

Sejumlah orang tampak antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 di tempat parkir B1 Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021) siang.
Sejumlah orang tampak antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 di tempat parkir B1 Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021) siang. (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Seperti diketahui, infeksi SARS-CoV-2 menginduksi peningkatan masuknya neutrofil secara masif ke dalam paru-paru, dengan memproduksi dan mengaktivasi TGF-β.

Peningkatan TGF-β aktif  yang tidak terkontrol ini dapat mengakibatkan edema dan fibrosis yang cepat dan masif, yang mengakibatkan perubahan dan blokade jalan napas yang pada akhirnya mengakibatkan gagal nafas.

Baca juga: Jadwal Manga One Piece Chapter 1007, Bukan Jack atau Queen, Sanji Bakal Hadapi Perospero?

Berdasarkan temuan, Epigallo terbukti dapat menurunkan sinyal TGF-β1 dan dianggap sebagai antifibrotik potensial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved