Pemadam Kebakaran Kesulitan Memadamkan Api di Lapak Palet Kayu Kawasan Tambun Selatan
Hembusan angin dan material bangunan semi permanen yang mendominasi lokasi kebakaran membuat api mudah tersulut.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Kebakaran hebat yang terjadi di perbatasan Kabupaten dan Kota Bekasi berlangsung cukup lama.
Pemadam Kebakaran (Damkar) kesulitan menjinakkan si jago merah, Rabu (10/3/2021)
Komandan Regu Tim Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi Adhi Nugroho mengatakan, sebanyak sembilan unit mobil pemadam diterjunkan.
"Total ada sembilan unit, delapan dari Damkar Kabupaten Bekasi satu unit dari Damkar Kota Bekasi," kata Adhi.
Adhi menjelaskan, pihaknya mendapat laporan kebakaran sekira pukul 17.30 WIB. Tiga unit pemadam langsung diterjunkan pertama kali ke lokasi.
"Pertama kita terjunkan tiga unit, sempat padam tapi ternyata belum dingin, kita kehabisan pasokan air akhirnya nyala lagi," jelas Adhi.
Api yang melahap bangunan pemukiman sekaligus tempat usaha palet kayu dan jual beli besi tua ini kembali merambat.
Kali ini, si jago merah makin sulit dijinakkan. Hembusan angin dan material bangunan semi permanen yang mendominasi lokasi kebakaran membuat api mudah tersulut.
"Akhirnya kita tambah lima unit bantuan dari Kabupaten Bekasi dan satu unit dari Kota Bekasi," ucapnya.
Adhi menambahkan, kendala dalam pemadaman diantaranya pasokan air dan akses jalan menuju lokasi kebakaran yang macet.
Api diketahui sudah muncul sejak sore hari sekira pukul 16.30 WIB, perjalanan damkar ke lokasi yang terhambat macet mengakibatkan api kian membesar.
"Kayu, material yang terbakar agak sulit dipadamkan dengan tumpukan yang lebih dari satu meter, udah gitu jumlahnya banyak gitu loh," ucapnya.
Baca juga: Aiptu Veronica Sampai Merinding saat Interogasi Ayah yang Tega Cabuli Putri Kandungnya di Koja
Baca juga: Gubernur Anies Baswesan Disebut Tak Tahu Anak Buahnya Beli Lahan Dp Nol Rp di Munjul
Baca juga: Penjual Balon dengan Kostum Badut Kerap Mengalami Masalah pada Tangannya, Ini Penyebabnya
Proses pemadaman lanjut Adhi, berlangsung cukup lama, hingga pukul 20.30 WIB api mulai dapat dijinakkan meski masih dalam proses pendinginan.
"Untuk korban nihil, bangunan yang terbakar ada kurang lebih sepuluh, istilahnya bangunan semi permanen, ada yang permanen juga ruko," terangnya.
Adapun untuk penyebab kebakaran, pihak Damkar Kabupaten Bekasi belum dapat memastikan. Hal itu kata dia, masih dalam proses penyelidikan polisi.
"Masih belum kami ketahui masih proses penyelidikan karena kita saat ini sedang melakukan proses pemadaman atau pendinginan," tukasnya.