Teriak Ingin Bertemu AHY, Massa Aksi di Markas Demokrat Tak Berizin: Panjat Pagar dan Blokade Jalan
Massa aksi yang mengaku mahasiswa berteriak memanggil nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Massa aksi tersebut tidak berizin.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Massa aksi yang mengaku mahasiswa berteriak memanggil nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ), di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2021) malam.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi beserta jajaran pun mendatangi lokasi.
Hengki, sapaannya, mengatakan massa aksi tersebut tidak berizin.
"Jelas tak berizin," tegas Hengki, di lokasi.
Hengki menyebut, massa aksi tersebut melanggar protokol kesehatan perihal Covid-19.

Dikatakan Hengki, massa aksi juga melanggar aturan tentang unjuk rasa lantaran lebih dari pukul 18.00 WIB.
"Berkerumun itu bahaya, menyampaikan pendapat di muka umun tidak boleh dilakukan malam hari," tegas Hengki.
Hengki pun membenarkan massa aksi ini terdiri dari mahasiswa.
Baca juga: Sidang Kasus Kebakaran Kejagung, Saksi Lihat Terdakwa 2 Kali Merokok di Lantai 6
Baca juga: FOTO Massa Aksi Panjat Pagar Markas Demokrat, Blokade Jalan hingga Maret: Teriak Ingin Bertemu AHY
Baca juga: Ratusan Polisi Amankan Sidang Rizieq Shihab di PN Jaktim: Ada Rencana Tutup Jalan, Bubarkan Massa
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat telah membubarkan massa aksi pada pukul 20.30 WIB.
Arus lalu lintas dari arah Cikini menuju Matraman pun kembali dibuka.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo turut membantu mengatur lalu lintas di lokasi.
Massa aksi membubarkan diri secara tertib.
Massa Aksi Panjat Pagar
Massa aksi yang belum diketahui identitasnya memaksa ingin bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Markas DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2021) malam.