BUSYET, Oknum Anggota Polisi hingga Dishub Terlibat Komplotan Begal Truk, Dijual ke Anggota DPRD

Terungkap komplotan begal truk di Bandar Lampung melibatkan anggota polisi, anggota Dishub ( Dinas Perhubungan) hingga Anggota DPRD.

Editor: Suharno
Pixabay
Ilustrasi truk 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap komplotan begal truk di Bandar Lampung melibatkan anggota polisi, anggota Dishub ( Dinas Perhubungan) hingga Anggota DPRD.

Terungkapnya komplotan begal truk ini usai terjadi pembegalan truk pengangkut kompos di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Lampung.

Modus yang digunakan komplotan begal truk, yakni bermasalah dengan tagihan leasing.

Para pelaku perampokan ini merampas truk pengakut kompos dari sopir bernama Eko Susanto (25), warga Desa Lematang.

Sesuai keterangan Kapolsek Tanjung Bintang AKP Talen Hapis, pembegalan ini terjadi di Jalan Dr Sutami, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Kejahatan ini tepatnya terjadi di depan gerbang masuk PT CJ Desa Sukanegara.

Para pelaku membegal truk pada 30 November 2020, sekira pukul 14.15 WIB.

TONTON JUGA:

“Modusnya, seolah truk itu bermasalah dengan leasing karena sudah menunggak angsuran selama tujuh bulan. Padahal, kenyataannya tidak ada masalah dengan pihak leasing,” beber Talen, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: WASPADA Jika Tidak Punya SIM, Tilang Elektronik yang Diterapkan 23 Maret Bisa Pantau Pengemudi

Awalnya, Eko sedang mengendarai truk melintas tempat kejadian perkara.

Ia sedang bersama anak bosnya yang masih berumur 10 tahun di dalam kendaraan itu.

Kemudian, tiga pelaku yang menumpang minibus mencegat truk itu.

Mereka mengatakan, truk itu bermasalah dengan pihak leasing.

Baca juga: Istri Brimob Tewas Di Diskotek, Tiga Tim Polisi Diterjunkan Cari Penyebab Kematian

Dua di antara tiga begal itu adalah anggota aktif Polresta Bandar Lampung berinisial Ipda YML dan Bripka HDR.

Halaman
123
Sumber: KOMPAS
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved