Breaking News:

Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba

Oditur Militer (Otmil) II-07 Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI musnahkan barang bukti hasil kasus pidana.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba - otmil-ii-pemusnahan.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemusnahanan barang bukti hasil kasus pidana, diantaranya Praka Budiman Cs dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba - otmil-ii-pemusnahan-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemusnahanan barang bukti hasil kasus pidana, diantaranya Praka Budiman Cs dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba - otmil-ii-pemusnahan-1.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemusnahanan barang bukti hasil kasus pidana, diantaranya Praka Budiman Cs dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba - otmil-ii-pemusnaha.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemusnahanan barang bukti hasil kasus pidana, diantaranya Praka Budiman Cs dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Otmil II-07 TNI Musnahkan Setumpuk Bukti Kasus, Ada Bahan Peledak, Senjata Laras Panjang dan Narkoba - otmil-ii-pemusnaha-n.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemusnahanan barang bukti hasil kasus pidana, diantaranya Praka Budiman Cs dan 493 prajurit TNI terpidana lainnya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Namun, untuk amunisi, TNT dan detonator akan diserahkan ke Pangdam sesuai dengan prosedur dan SOP guna diperlakukan sebagaimana mestinya.

"Hari ini kita akan memusnahkan barang tersebut yang terdiri dari narkoba jenis sabu ada 2 kg, ganja 2 kg kemudian ekstasi 9.000 butir kemudian dapat kita lihat bersama ada senjata api jenis pistol (131) dan laras panjang (6), amunisi 9.991 butir," jelasnya.

Untuk diketahui, pada Kamis (25/2/2021) dini hari lalu, warga dihebohkan dengan kejadian penembakan di kafe RM di Cengkareng, Jakarta Barat.

Pelaku diketahui seorang anggota polisi, yakni Bripka CS.

Penembakan oleh Bripka CS di kafe kawasan Cengkareng pun turut diungkap pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan,insiden tersebut berawal ketika Bripka CS mengunjungi kafe di kawasan Cengkareng sekitar pukul 02.00 WIB.

"Tersangka melakukan kegiatan minum-minum di sana," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis siang.

Setelahnya, ketika Bripka CS hendak melakukan pembayaran, ia terlibat cekcok dengan pegawai kafe.

Baca juga: Epidemiolog Kritik Pedas dan Ungkap Bahaya Keluarga Dewan Tangerang Selatan Dapat Vaksin Covid-19

"Pada saat akan bayar, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai. Dalam kondisi mabuk, Bripka CS mengeluarkan senjata api dan menembak empat orang," ujar Yusri

Selanjutnya, Polda Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan Bripka CS sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penyidik juga sudah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua alat bukti.

Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved