Penemuan Potongan Kaki Manusia
Setumpuk Fakta Potongan Kaki di Tangsel, Diduga Amputasi Penderita Diabetes hingga Langkah Polisi
Dalam waktu sehari, dari mulai awal mula penemuan hingga penyelidikan polisi, sederet fakta terungkap soal potongan kaki.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Salah satunya diungkapkan Efendi (52), warga Perumahan Japos, "ya pembunuhan, apa lagi, dimutilasi itu."
6. Kaki Penderita Diabetes yang Diamputasi
Namun dugaan Efendi yang mewakili mayoritas warga Perumahan Japos sepertinya keliru.
Sore hari di waktu yang sama penemuan potongan kaki tersebut, Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengumumkan hasil pemeriksaan forensik dari RSUD Tangerang.
Iman mengatakan, potongan kaki kanan yang ditemukan terbungkus plastik warna kuning dan plastik warna hitam, diduga hasil amputasi penderita diabetes melitus.
"Terkait temuan yang tadi pagi, kami sudah membawa kaki kanan tersebut ke RSUD Tangerang. Sementara ini hasil dari pemeriksaan medis dari potongan kaki tersebut ditemukan luka tersebut diduga adalah penderita diabetes melitus."
Baca juga: Cerita Soni Usai Joging Buka Bungkusan Berbau Menyengat di Samping Masjid Malah Temukan Kaki Manusia
"Dugaan awalnya dari pemeriksaan dokter, ini keterangan dokter, kaki hasil proses amputasi terhadap penderita diabetes melitus," kata Iman di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong.
Selain bekas luka akibat diabetes, Iman juga menyebut ada luka bekas amputasi.
"Hasil pemeriksaan medis bekas potongannya itu potongan operasi amputasi. Tapi itu sementara," ujarnya.
Sebelumnya, dugaan sempat menyeruak bahwa potongan kaki tersebut merupakan hasil pembunuhan sesaorang yang dimutilasi.
Namun Iman membantahnya, dan masih memegang dugaan sementara bahwa potongan kaki tersebut hasil amputasi.
"Sementara dugaannya seperti itu (hasil amputasi penderita diabetes melitus)," tegasnya.
Kendati demikian, Iman mengatakan, pihaknya terus menyelidiki sampai tuntas kasus penemuan potongan kaki yang sempat menggegerkan warga tersebut.
"Kita tetap melakukan penyelidikan terhadap temuan tersebut," pungkasnya.
7. Periksa Rumah Sakit