Breaking News:

Penemuan Potongan Kaki Manusia

Setumpuk Fakta Potongan Kaki di Tangsel, Diduga Amputasi Penderita Diabetes hingga Langkah Polisi

Dalam waktu sehari, dari mulai awal mula penemuan hingga penyelidikan polisi, sederet fakta terungkap soal potongan kaki.

ISTIMEWA
Penemuan potongan kaki di pinggir jalan samping Masjid Jami' An Ni'mah Perumahan Japos, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (19/3/2021) pagi. 

Salah satunya diungkapkan Efendi (52), warga Perumahan Japos, "ya pembunuhan, apa lagi, dimutilasi itu."

6. Kaki Penderita Diabetes yang Diamputasi

Namun dugaan Efendi yang mewakili mayoritas warga Perumahan Japos sepertinya keliru.

Sore hari di waktu yang sama penemuan potongan kaki tersebut, Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengumumkan hasil pemeriksaan forensik dari RSUD Tangerang.

Iman mengatakan, potongan kaki kanan yang ditemukan terbungkus plastik warna kuning dan plastik warna hitam, diduga hasil amputasi penderita diabetes melitus.

"Terkait temuan yang tadi pagi, kami sudah membawa kaki kanan tersebut ke RSUD Tangerang. Sementara ini hasil dari pemeriksaan medis dari potongan kaki tersebut ditemukan luka tersebut diduga adalah penderita diabetes melitus."

Baca juga: Cerita Soni Usai Joging Buka Bungkusan Berbau Menyengat di Samping Masjid Malah Temukan Kaki Manusia

"Dugaan awalnya dari pemeriksaan dokter, ini keterangan dokter, kaki hasil proses amputasi terhadap penderita diabetes melitus," kata Iman di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong.

Selain bekas luka akibat diabetes, Iman juga menyebut ada luka bekas amputasi.

"Hasil pemeriksaan medis bekas potongannya itu potongan operasi amputasi. Tapi itu sementara," ujarnya.

Sebelumnya, dugaan sempat menyeruak bahwa potongan kaki tersebut merupakan hasil pembunuhan sesaorang yang dimutilasi.

Namun Iman membantahnya, dan masih memegang dugaan sementara bahwa potongan kaki tersebut hasil amputasi.

"Sementara dugaannya seperti itu (hasil amputasi penderita diabetes melitus)," tegasnya.

Kendati demikian, Iman mengatakan, pihaknya terus menyelidiki sampai tuntas kasus penemuan potongan kaki yang sempat menggegerkan warga tersebut. 

"Kita tetap melakukan penyelidikan terhadap temuan tersebut," pungkasnya.

7. Periksa Rumah Sakit

Kini, penyelidikan aparat kepolisian juga mengarah kepada sejumlah fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit.

Pasalnya, plastik kuning yang digunakan membungkus potongan kaki tersebut adalah plastik medis.

Baca juga: Potongan Kaki Kanan Manusia di Dekat Masjid Sedang Diautopsi, Saksi Singgung Jari-jari dan Telapak

Selain itu, dugaan awal bahwa potongan kaki tersebut hasil amputasi pasien diabetes, juga membuat polisi harus menelusuri pemiliknya atau asalnya.

"Masih lakukan penyelidikan terus. Kita menggali berbagai informasi dari rumah sakit-rumah sakit dan balai pengobatan," kata Iman.

8. Belum ada Pelanggaran Pidana

Sampai saat ini, Iman belum menentukan status pidana pada kasus penemuan potongan kaki di Perumahan Japos itu.

Hal itu karena, penyelidikan sementara, potongan kaki itu bukanlah hasil pembunuhan dengan cara mutilasi. 

Melainkan, kaki tersebut diduga hasil amputasi pasien penderita diabetes melitus. 

"Itu (pelanggaran pidana) nanti akan kita simpulkan setelah hasil penyelidikan kami utuh," kata Iman

Iman mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana.

Baca juga: Cerita Warga Penemu Potongan Kaki di Tangsel, Kaget saat Buka Bungkusan Plastik: Ada Jari-jarinya

"Kalau memang pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak melakukannya itu, ada pelanggaran hukum di sana, kita akan lakukan penegakan sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku."

"Tapi kalau memang itu bukan pelanggaran pidana kita tidak bisa lanjutkan," kata Iman.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved