Penemuan Potongan Kaki Manusia
Setumpuk Fakta Potongan Kaki di Tangsel, Diduga Amputasi Penderita Diabetes hingga Langkah Polisi
Dalam waktu sehari, dari mulai awal mula penemuan hingga penyelidikan polisi, sederet fakta terungkap soal potongan kaki.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Kini, penyelidikan aparat kepolisian juga mengarah kepada sejumlah fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit.
Pasalnya, plastik kuning yang digunakan membungkus potongan kaki tersebut adalah plastik medis.
Baca juga: Potongan Kaki Kanan Manusia di Dekat Masjid Sedang Diautopsi, Saksi Singgung Jari-jari dan Telapak
Selain itu, dugaan awal bahwa potongan kaki tersebut hasil amputasi pasien diabetes, juga membuat polisi harus menelusuri pemiliknya atau asalnya.
"Masih lakukan penyelidikan terus. Kita menggali berbagai informasi dari rumah sakit-rumah sakit dan balai pengobatan," kata Iman.
8. Belum ada Pelanggaran Pidana
Sampai saat ini, Iman belum menentukan status pidana pada kasus penemuan potongan kaki di Perumahan Japos itu.
Hal itu karena, penyelidikan sementara, potongan kaki itu bukanlah hasil pembunuhan dengan cara mutilasi.
Melainkan, kaki tersebut diduga hasil amputasi pasien penderita diabetes melitus.
"Itu (pelanggaran pidana) nanti akan kita simpulkan setelah hasil penyelidikan kami utuh," kata Iman
Iman mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana.
Baca juga: Cerita Warga Penemu Potongan Kaki di Tangsel, Kaget saat Buka Bungkusan Plastik: Ada Jari-jarinya
"Kalau memang pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak melakukannya itu, ada pelanggaran hukum di sana, kita akan lakukan penegakan sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku."
"Tapi kalau memang itu bukan pelanggaran pidana kita tidak bisa lanjutkan," kata Iman.