Penemuan Potongan Kaki Manusia
Setumpuk Fakta Potongan Kaki di Tangsel, Diduga Amputasi Penderita Diabetes hingga Langkah Polisi
Dalam waktu sehari, dari mulai awal mula penemuan hingga penyelidikan polisi, sederet fakta terungkap soal potongan kaki.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
3. Berawal dari Joging
Kendati bungkusan plastik berisi potongan kaki itu sudah tiga hari berada di tempatnya, namun inisiatif memeriksa dan hendak membuangnya muncul saat pengurus masjid mempersiapkan salat Jumat.
Saat itu, pengurus masjid meminta Soni yang sedang istirahat usai joging untuk membersihkan bungkusan mencurigakan itu sekira pukul 07.00 WIB.
Ia sempat menduga bungkusan itu berisi bangkai hewan karena baunya yang menyengat.
"Pertama-tama kan saya lagi duduk-duduk habis muter-muter gitu yak, jogging, terus ada pengurus masjid habis beres-beres masjid karena menjelang Jumatan minta tolong, itu plastik tolong dari kemarin kayanya mencurigakan, tolong dibukain."
Baca juga: Potongan Kaki di Tangsel Disebut Hasil Amputasi Penderita Diabetes, Polisi Selidiki Rumah Sakit
"Saya buka tuh pakai pisau, ternyata waduh sudah bau menyengat. Terus curiga lagi kaya potongan kaki sapi gitu lho, cuma ke bawahnya belum tahu ya, buka lagi ke bawah, wah iya kaki manusia soalnya ada jari-jarinya," papar Soni.
4. Autopsi Kaki
Setelah mendapat laporan tentang penemuan potongan kaki, aparat Polsek Pondok Aren bergerak ke lokasi.
Meraka menggali keterangan sejumlah saksi dan mengamati area sekitar seraya mencari petunjuk pembuang bungkusan berisi kaki tersebut.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Riza Sativa, mengatakan, pihaknya membawa potongan kaki tersebut lengkap dengan plastiknya ke RSUD Tangerang.
Organ tubuh tersebut akan diautopsi untuk diperiksa kondisinya dan diketahui identitasnya.
"Membawa barang buktinya (potongan kaki) ke rumah sakit, pemeriksaan forensik di RSUD Tangerang," ujar Riza melalui sambungan telepon.
Baca juga: Potongan Kaki Manusia di Tangsel Bukan Korban Mutilasi, Tapi Hasil Amputasi Penderita Diabetes
5. Dugaan Mutilasi
Dugaan asal mula potongan kaki tersebut bisa ditemukan di kawasan Japos ramai mendapat spekulasi dari warga sekitarnya.
Pendapat mayoritas mengerucut pada dugaan pembunuhan sesaorang yang jasadnya dimutilasi.