Antisipasi Virus Corona di DKI

Dinas Kesehatan Sebut DKI Tak Kebagian Jatah Vaksin AstraZeneca

Dinas Kesehatan memastikan, DKI Jakarta tak kebagian jatah vaksin AstraZeneca

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca. Vaksin ini Dibolehkan MUI, Vaksin AstraZeneca Prosesnya Memanfaatkan Enzim Tripsin Babi. Dinas Kesehatan memastikan, DKI Jakarta tak kebagian jatah vaksin AstraZeneca 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kajian mendalam dan pertimbangan ahli terpercaya terkait vaksin tersebut.

Baca juga: Selalu Ditinggal Kerja, Rafathar Punya Cara Unik Minta Nagita Slavina & Raffi Ahmad Cepat Pulang

Baca juga: Aurel Disarankan Puasa Jelang Hari Akad, Nagita Slavina Ungkap Tujuannya: Biar Masalah Hilang

Berdasarkan kajian, MUI memutuskan bahwa vaksin produksi Astra Zeneca ini mubah digunakan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kemudian mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EAU) vaksin AstraZeneca.

Berikut ini adalah sejumlah fakta vaksin AstraZeneca di Indonesia:

1. Izin penggunaan darurat

Vaksin AstraZeneca telah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 22 Februari.

Hal ini juga disampaikan oleh Juru Bicara Vaksin Covid-19 BPOM Lucia Rizka Andalusia dalam konferensi pers yang dilakukan Jumat (19/3/2021).

"Berdasarkan evaluasi terhadap data khasiat keamanan dan mutu vaksin maka Badan POM telah menerbitkan persetujuan penggunaan pada masa darurat atau EUA pada tanggal 22 Februari 2021," kata Lucia dalam konferensi pers tersebut sebagaimana dikutip dari Kompas.com (19/3/2021).

Melalui izin penggunaan darurat ini, vaksin AstraZeneca akan digunakan pada program vaksinasi di Indonesia.

2. Fatwa MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melakukan kajian mendalam dan menyatakan vaksin AstraZeneca diperbolehkan untuk digunakan di Tanah Air.

Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh menyampaikan, ada lima hal yang membuat vaksin Covid-19 produksi Astra Zeneca mubah digunakan, yakni:

- Kondisi terdesak.
- Dinyatakan aman.
- Risiko jika masyarakat tidak menerima vaksin.
- Keterbatasan ketersediaan.
- Ketidakleluasaan Pemerintah mendapatkan stok vaksin yang halal dan suci.

3. Distribusi

Vaksin ini akan segera didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved