Breaking News:

Kebakaran Kontrakan di Matraman

Ratusan Permukiman di DKI Jakarta Rawan Kebakaran, Wagub Ariza Minta Warga Lebih Waspada

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, ada ratusan permukiman rawan kebakaran di ibu kota. Totalnya nyaris mencapai 200 titik.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (5/1/2020). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, ada ratusan permukiman rawan kebakaran di ibu kota. Totalnya nyaris mencapai 200 titik. 

"Jangan ada steker, stopkontak yang ditumpuk gitu. Berbahaya sekali itu," tambahnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jumat (22/1/2021)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jumat (22/1/2021) (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Sebab, hal itu bisa menjadi pemicu kebakaran besar yang menimbulkan kerugian materiel hingga korban jiwa.

"Bagi yang merokok jangan sembarangan membuang puntung rokoknya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di Jalan Pisangan Baru III, RT 06/RW 10, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021) merenggut korban jiwa.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan korban jiwa dalam kebakaran yang dilaporkan pukul 04.50 WIB itu 10 orang.

Yaitu Srimulyani (50), Deby (28), Ria (17), Dani (30), Nizan (1,5), Beni (42), Nova (40), Baeva (15), Fani (20), dan Ni Iman yang tidak sempat menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

Baca juga: Kebakaran Kembali Terjadi di Matraman, 11 Rumah Dilalap Si Jago Merah

"Untuk Objek yang terbakar kontrakan 5 pintu yang dihuni lima KK (Kepala Keluarga), terdiri dari 15 jiwa. Korban jiwa sebanyak 10 orang," kata Gatot saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021).

Saat pertama mendapati para korban terjebak di antara kobaran api warga setempat sudah berupaya melakukan evakuasi dan pemadaman mandiri, nahas upaya gagal karena api makin membesar.

Jajaran Damkar Jakarta Timur sendiri mengerahkan 14 unit mobil pompa secara bertahap ke lokasi guna memadamkan amuk si jago merah, pun saat dilaporkan warga api kadung membesar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved