Penangkapan Terduga Teroris
3 Bom Diledakkan di Dekat Kediaman Terduga Teroris di Condet: Suara Dentuman Keras
Tiga bom diledakkan tim Gegana di Lapangan Bola Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, usai satu bom diledakkan di kediaman terduga teroris.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tiga bom diledakan tim Gegana di Lapangan Bola Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, warga hingga awak media diimbau untuk cari tempat berlindung.
Usai satu bom diledakkan di kediaman terduga teroris di Jalan Raya Condet RT 05 RW 03, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, sejumlah bom aktif lainnya turut diledakan.
Pantauan TribunJakarta.com, berselang 15 menit dari peledakkan bom pertama, tim Gegana segera menuju Lapangan Bola Kampung Tengah.
Berjarak sekitar 850 meter, tim Gegana segera melakukan persiapan di lokasi.

Mulai dari penggalian tanah yang melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) hingga melakukan pengecekan jelang peledakan.
Bom pertama diledakkan oleh tim Gegana sekira pukul 17.00 WIB, dilanjut bom kedua dan ketiga.
Berbeda dengan ledakan pertama yang hanya menimbulkan dentuman keras serta kepulan asap tebal.
Pada ledakan kedua dan ketiga menimbulkan ledakkan bom sampai mengeluarkan kobaran api.
Baca juga: Tak Cuma Pelecehan Seksual, Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda Diperiksa Inspektorat karena Selingkuh
Baca juga: Terungkap, Peran 4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi dan Condet: Ada 5 Bom Aktif Siap Ledak
Baca juga: Polisi Temukan 3,5 Kg Bahan Peledak di Bekasi dan Condet, Kapolda Metro: Bisa Hasilkan 70 Bom Pipa
Oleh sebab itu, awak media dan warga yang datang untuk menyaksikan terus diimbau untuk mencari lokasi aman.
"Mundur, ayo mundur. Bom akan diledakkan oleh tim Gegana dalam hitungan mundur. Wartawan pindah ke belakang mobil, berlindung. Warga kami imbau untuk mencari tempat yang aman," jelas aparat kepolisian melalui pengeras suara.
Bom Diledakan
Tak bisa dipindahkan, bom aktif terpaksa diledakkan di kediaman terduga teroris, Jalan Raya Condet RT 05 RW 03, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021).
Sekira 10.30 WIB, terduga teroris di lokasi tersebut berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
Selama proses penggeledahan, Tim Gegana turut menemukan adanya peledak atau bom di rumah tinggal sekaligus showroom mobil bekas tersebut.
Lantaran satu bom tidak bisa dipindahkan, petugas terpaksa meledakkan bom dari lantai dua rumah tersebut.
Pantauan TribunJakarta.com, sekira pukul 16.10 WIB, persiapan peledakan bom sudah dilakukan.
Mulai dari menutup jalan hingga mengimbau warga serta awak media untuk berada di jarak aman.

Satu bom berhasil diledakkan dan sisa bom lainnya akan diledakkan di Lapangan Bola Batu Ampar
Baca juga: Kontrakan Terduga Teroris Bekasi Beraktivitas Hingga Larut Malam, Warga: Saya Tidak Menyangka
Baca juga: Cara Mudah Menghindari Tilang ETLE, Begini Tipsnya
Baca juga: Raffi Ahmad Beli Klub Liga 2 Cilegon United, Sepak Bola Banten Kembali Memanas
Hingga berita ini diturunkan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tengah menggali tanah untuk peledakan bom.
"Karena ada satu bahan peledak yg tidak mungkin dipindahkan, maka kami adakan disposal di lokasi ya. Sisanya nanti di Lapangan Batu Ampar,"
Kesaksian tetangga Penangkapan Teroris
Warga sekitar Jalan Raya Condet RT 05 RW 03, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur ungkap sosok dua terduga teroris.
Sebelumnya, dua terduga teroris di lokasi tersebut berhasil diamankan petugas kepolisian.
Sekira pukul 10.30 WIB, satu terduga teroris berjenis kelamin laki-laki diamankan lebih dulu.
Kemudian, tak berselang lama giliran satu terduga teroris berjenis kelamin perempuan mengenakan gamis dan kerudung berwarna hitam diamankan petugas dari lokasi yang sama.
Sri Anita (47) satu di antara warga di sekitar lokasi mengatakan, tak cukup mengenal sosok terduga teroris yang diamankan.

Namun, ia mengenali satu di antara terduga Husein.
"Yang duluan diborgol itu Pak Husein. Itu pakai kaos putih sama sarung pas diborgol," katanya di lokasi.
Baca juga: Dendam Istrinya Digauli, Pria Muda Bunuh Teman Sekampungnya
Baca juga: Usai Ulahnya Viral Sepekan, Dalang Pencurian Perabotan Rumah Mewah di Kebon Jeruk Akhirnya Diciduk
Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Wagub Ariza: Jangan Mudik, Pandemi Covid-19 Belum Selesai
Lebih lanjut, Sri Anita menuturkan Husein sebagai sosok yang baik meski jarang keluar rumah.
"Itu rumah yang di depannya jadi showroom mobil bekas. Dia kalau ketemu warga dia tanya. Orangnya baik sih, cuma jarang keluar. Jadi selama saya tinggal disini juga jarang liat dia, paling keluar lagi pergi," ungkapnya.
Solihin, warga lainnya turut mengatakan hal senada.
Ia yang berbeda dua rumah dari terduga teroris turut mengakui jika keduanya merupakan sosok yang baik.

"Sering ketemu. Dia nanya juga. Bertegur sapa. Ya baik lah orangnya," ucapnya.
Selain itu, dari keterangan keduanya, terduga teroris kerap menggelar pengajian.
"Suka ada pengajian khusus laki-laki. Tapi bukan warga sekitar yang hadir dan enggak tahu dari mana," papar Anita.
Polisi Amankan 2 Terduga Teroris dari Sebuah Showroom Mobil di Condet
Dua orang terduga teroris diamankan, warga sebut satu diantaranya sempat lakukan pemberontakan.
Baca juga: Suara Ngorok Bikin Ganggu? Ini Sederet Cara Menghilangkan Ngorok yang Aman Dilakukan
Seperti diketahui, polisi bersenjata lengkap hingga tim Gegana berhasil mengamankan dua terduga teroris di Jalan Raya Condet RT 05 RW 03, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sri Anita, seorang warga dan saksi mata di lokasi mengatakan aparat kepolisian telah tiba di lokasi sekira pukul 10.30 WIB.
Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Kabupaten Bekasi
Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Bersenjata Lengkap Amankan 2 Orang Terduga Teroris di Kramat Jati

Datang dengan pakaian preman, Anita menuturkan melihat beberapa orang datang dan bertanya di showroom mobil bekas itu.
Tak berselang lama, dalam kurun waktu 10 menit terjadi penggerebekan kepada satu diantara terduga.
"Saya pikir orang mau berantem. Masuk ke dalam sekitar 10 menit keluar lagi. Itu pura-puranya ada yang nanya dulu, nanya-nanya mobil, mungkin udah diintai," jelasnya di lokasi, Senin (29/3/2021).
Mengenakan kaos berwarna putih dan sarung, terduga teroris sempat melakukan pemberontakan.
Baca juga: Terungkap, Peran 4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi dan Condet: Ada 5 Bom Aktif Siap Ledak
Namun karena jumlah aparat yang lebih banyak, terduga teroris tersebut berhasil diborgol dan diamankan.
"Awalnya saya lagi duduk disitu, terus ada ramai-ramai, terus ada orang lansung masuk ke dalam sana. Lalu Bang Husein (terduga) lansung ditangkap polisi. Dia juga lagi santai kan, dia pakai sarung juga. lansung cepet gitu kejadiannya. Dia cuma sendirian doang," katanya.
"Dia (aparat kepolisian) pura-pura nanya mobil, mungkin udah diintai langsung ada orang dari sana terus pada masuk ke dalam tahu-tahu sudah diborgol dan yang dibawa cuman satu sempat berontak," lanjutnya.
Tak berselang lama, aparat kepolisian dari jajaran Polrestro Jakarta Timur turut tiba di lokasi dan melakukan pengecekan.
Hingga berita ini dihimpun, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian dan penyelidikan masih dilakukan.
Sementara suasana di lokasi tampak dipenuhi warga yang penasaran ingin menonton.
Alhasil, kemacetan di Jalan Raya Condet tak terhindarkan. (*)