Rumah Ketum PA 212 Dilempari Batu

Rumahnya 3 Kali Jadi Sasaran Teror, Ketua PA 212 : Bingung Minta Perlindungan Siapa Lagi

Rumah PA 212 Slamet Maarif menjadi sasaran teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (1/4/2021) dini hari kemarin.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Ketum PA 212 Slamet Maarif dijumpai wartawan di kediamannya, Cimanggis, Depok, Selasa (18/2/2020) - Rumah PA 212 Slamet Maarif menjadi sasaran teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (1/4/2021) dini hari kemarin. 

Slamet mengatakan, dirinya tak mengetahui motif dibalik penyerangan kediamannya  dini hari tadi.

“Saya juga kurang tahu ya. Karena masalah pribadi juga, tidak sedang punya persoalan pribadi seingat saya. Persoalan politik juga lagi adem lagi cooling down semua, kalau kemarin-kemarin mungkin masih urusan politik dan sebagainya,” bebernya.

“Sekarang lagi adem dan cooling down, lagi baik-baik saja tapi terjadi lagi dan ini yang lebih membingungkan lagi,” timpalnya.

Kepada wartawan, Slamet mengaku peristiwa ini terjadi dini hari, sekira pukul 02.00 WIB.

“Jam 02.00 WIB, saya lihat CCTV. Gak ada yang terluka, itu tempat shalat, kosong. Kita pas lagi tidur tahu-tahu dengar suara kaca pecah, langsung bangun kita lihat belakang tidak ada apa-apa kemudian saya curiga jangan-jangan kayak dulu nih,” paparnya.

Slamet mengungkapkan, teror di kediamannya bukan baru kali pertama terjadi.

“Sudah tiga kali teror. Desember kemarin, awalnya Februari,” tuturnya.

Saat ini, petugas dari Polsek Cimanggis dan Polres Metro Depok pun telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), dan kasusnya dalam penyelidikan.

Baca juga: Jelang Perayaan Paskah, Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan di Sejumlah Gereja

Baca juga: Bongkar Mafia Tanah, Polda Banten Terima Penghargaan, Ini Kata Kapolda

Baca juga: Penyerang Mabes Polri Berstatus Drop Out dari Kampus Gunadarma Depok

Dilempari batu

Kediaman Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif, di Jalan Gatot Kaca, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, diteror orang tak dikenal.

Penyerangan ini berupa pelemparan batu konblok ke arah jendela kamar ruang ibadah hingga kacanya pecah.

Kepada wartawan, Slamet mengaku peristiwa ini terjadi dini hari, sekira pukul 02.00 WIB.

"Jam 02.00 WIB, saya lihat CCTV. Gak aada yang terluka, itu tempat shalat, kosong," ujar Slamet di kediamannya, Kamis (1/4/2021).

Ketum PA 212 Slamet Maarif dijumpai wartawan di kediamannya (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Kita pas lagi tidur tahu-tahu dengar suara kaca pecah, langsung bangun kita lihat belakang tidak ada apa-apa kemudian saya curiga jangan-jangan kayak dulu nih," katanya lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved