Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Jawa Barat Genjot Vaksinasi Untuk Guru dan Tenaga Pendidik Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Diharapkan seluruh guru dari berbagai tingkatan di Jawa Barat dapat selesai divaksinasi pada Juni 2021.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, saat dijumpai wartawan di SMAN 4 Depok, Tapos, Kamis (8/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS – Jelang proses pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah adaptasi kebiasaan baru (AKB), Dinas Pendidikan Jawa Barat memprioritaskan pelaksanaan vaksin untuk kalangan guru dan tenaga pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan, pihaknya berharap seluruh guru dari berbagai tingkatan di Jawa Barat dapat selesai divaksinasi pada Juni 2021.

“Saat ini kita memprioritaskan pelaksanaan vaksin bagi guru dan tenaga pendidikan.  Vaksin ini kita lakukan dari Maret hingga Juni, harapannya seluruh guru-guru ini bisa dapat divaksin,” ujar Dedi saat berkunjung di SMAN 4 Depok untuk menjadi pembicara Sosialisasi Draf Pergub PPDB Tahun 2021 bersama anggota Komisi V DPRD Jabar, Tapos, Kamis (8/4/2021).

Soal vaksinasi, Dedi mengatakan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, sudah 98 persen guru di Kota Bogor telah divaksinasi.

Sementara di Kota Depok sendiri, angka vaksinasi untuk para guru dan tenaga pendidik baru mencapai 45 persen.

“Saat ini kalau saya lihat kalau KCD II, Kota Bogor sudah 98 persen yang divaksin, nah ini Depok baru 45 persen, nanti akan kita prioritaskan segera sampai Juni,” tuturnya.

Baca juga: Anies Berencana Bangun Tugu Sepeda di Sudirman, Anggaran Rp 800 Juta

Baca juga: Jelang Ramadan, Satpol PP Jakarta Timur Petakan Lokasi Rawan PMKS

Baca juga: Bukan Pakai Kode Transfer, Begini Cara Tamu Pernikahan Aurel Beri Amplop, Terekam saat Gisel Datang

Terakhir, Dedi berujar bahwa pemberian vaksinasi pada bulan Maret 2021 memang dikhususkan untuk guru kalangan PAUD dan SD.

“Pemberian vaksinasi yang kita evaluasi memang tahapan vaksinasi itu Maret sampai Juni. Maret didahulukan itu guru-guru di level PAUD dan SD, nah nanti di bulan Mei itu untuk menuntaskan guru-guru di level SMA dan SMK. Jadi masih ada waktu untuk vaksin,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved