Breaking News:

Jeritan Pemandu Lagu Tak Digubris Lima Pengunjung Karaoke, Hingga Akhirnya Korban Dirudapaksa Pelaku

Peristiwa tragis wanita pemandu lagu dirudapaksa pengunjung di Lampung Selatan terjadi Rabu (24/3/2021) lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Editor: Muhammad Zulfikar
megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual. Jeritan Pemandu Lagu Tak Digubris Lima Pengunjung Karaoke Hingga Akhirnya Korban Dirudakpaksa Pelaku 

“Para pelaku kami persangkakan dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” kata Zaky.

Baca juga: Puluhan Kali Beraksi, Begal Payudara Ini Selalu Incar Anak SMA dan Mahasiswi Sebagai Korbannya

Baca juga: Potret Mobil Rombongan Jordi Onsu Masuk Jurang di Malang, Adik Ruben Kembali ke TKP: Mohon Doanya

Baca juga: Tak Cuma Mobil Masuk Jurang, Kendaraan Tim Jordi Onsu Lainnya Tetiba Mogok: Saksi Ungkap Kejanggalan

Peristiwa Rudapaksa Lain

Bocah SD Dirudapaksa Ayah Tiri

Selama dua tahun memendam trauma, bocah kelas VI SD akhirnya memberanikan diri bercerita kepada kakak dan bibinya mengenai ulah bejat ayah tirinya.

Pengakuan korban berusia 12 tahun itu yang ternyata telah diperkosa oleh ayah tirinya sendiri berinisial BGW (38) membuat geram keluarga.

Mengajak warga, mereka pun menciduk BGW di rumahnya di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) Minggu (4/4/2021) malam.

Pelaku habis dikeroyok oleh massa yang geram dengan ulahnya sebelum diserahkan ke polisi.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon sempat mengatakan bahwa BGW telah memerkosa anak perempuan tirinya sejak Desember 2020 lalu.

Namun beberapa jam setelahnya, Jun meralat dan memberikan hasil penyidikan terbaru bahwa BGW sudah merudapaksa hingga memerkosa korban berkali-kali sejak Maret 2019.

"Dari tahun 2019 ya bulan Maret, sudah berkali-kali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved