Breaking News:

Jeritan Pemandu Lagu Tak Digubris Lima Pengunjung Karaoke, Hingga Akhirnya Korban Dirudapaksa Pelaku

Peristiwa tragis wanita pemandu lagu dirudapaksa pengunjung di Lampung Selatan terjadi Rabu (24/3/2021) lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Editor: Muhammad Zulfikar
megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual. Jeritan Pemandu Lagu Tak Digubris Lima Pengunjung Karaoke Hingga Akhirnya Korban Dirudakpaksa Pelaku 

Sampai (masuk), ya makanya nih nanti lihat hasil visumnya lah. Tapi kan visum belum keluar," kata Jun saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).

Jun mengatakan, BGW memerkosa korban saat istrinya sedang tidak di rumah.

"Ya mungkin saat ibu kandungnya enggak ada," ujarnya.

Viral di Media Sosial

Video penangkapan seorang ayah tiri berinisial BWG (38) viral di media sosial.

Sekira pukul 22.00 WIB, Minggu (4/4/2021), tiba-tiba rumah BWG digerebek ramai-ramai.

Pasalnya rumah pria tersebut diserbu oleh belasan orang.

Pantauan TribunJakarta.com video saat BWG ditangkap diunggah sejumlah akun Instagram, satu di antaranya @kabarbintaro.

"Penggerebekan bapak tiri yang melakukan pemerkosaan terhadap anaknya di Kampung Sawah Ciputat, Tangsel. Minggu (4/4/2021)," tertulis pada postingan yang diunggah Senin (5/4/2021) itu.

Di video tersebut terlihat para warga memaksa BWG untuk keluar dari rumahnya.

Tak hanya itu, BWG juga diteriaki dan dimaki-maki menggunakan kata kasar.

Tampak seorang pria, berusaha menenangkan warga yang terlanjur emosi.

Ketua RT setempat, Achmad Sofyan, mengatakan, ia yang sedang bekerja langsung menuju lokasi saat mendengar laporan penggerebekan itu.

Bersama Ketua RW dan Babhinkamtibmas, Sofyan mendatangi lokasi.

BGW dikeroyok keluarganya sendiri, termasuk para tetangga yang gusar mengetahui aksi bejat pria yang diketahui bekerja serabutan itu.

Sofyan langsung melerai pengeroyokan itu.

"Bukan ngelerai lagi, kalau enggak ada saya mah abis. Semuanya penuh rumah, keluarga sih bukan massa," ujar Sofyan, Senin (5/4/2021).

Sofyan sendiri kesal dengan aksi bejat warganya yang baru tinggal tiga tahun di wilayahnya itu semenjak menikahi ibu korban.

Namun, Sofyan menahan emosinya dan mengamankan BGW yang kondisinya sudah payah dipukuli.

"Biar kata (kesal) sampai ubun-ubun juga kita amanin," ujarnya.

Aksi pelecehan seksual BGW terhadap anak tirinya diduga sudah berlangsung lama.

Hal itu terungkap lantaran korban baru bercerita kepada kakak dan bibinya.

Setelah diamankan, aparat kepolisian menahan BGW untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Ciputat Timur dan untuk barang bukti juga sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Dari Polsek Ciputat Timur, kabar terbaru, BGW diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel guna proses lebih lanjut.

Pelaku kerja serabutan

BGW (38), sosok ayah tiri yang memerkosa anaknya sendiri, di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) dikenal tertutup.

Hal itu diungkapkan Achmad Sofyan, Ketua RT di tempat tinggal pelaku dan korban.

Sofyan mengatakan, BGW tinggal bersama istri dan tiga anaknya, termasuk korban yang baru berusia 12 tahun.

Secara pergaulan, BGW termasuk cukup tertutup, dari interaksi terbatas itu, Sofyan tidak menaruh kecurigaan.

"Karena tertutup kan sifatnya ya, enggak tahu di dalamnya bagaimana, secara bertetangga sih saya anggap sih baik ya mungkin ya. Tapi kedalam enggak tahu ya kondisinya," ujar Sofyan.

Sofyan mengungkapkan, BGW baru tiga tahun tinggal di rumahnya yang saat ini ditempati di Ciputat setelah menikahi istrinya yang sudah memiliki empat anak.

Dalam satu rumah itu terdapat lima penghuni, karena satu anak tinggal di pesantren.

Sepengetahuan Sofyan, BGW hanya kerja serabutan, sedangkan istrinya ibu rumah tangga.

"Kerjanya serabutan," kata Sofyan.

"Tinggal di sini tiga empat tahun lalu," ucap dia. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Pemandu Lagu Dirudapaksa 5 Pria

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved