Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Masih Pandemi Covid-19, Masjid Agung At-Tin Tiadakan Itikaf Selama Ramadan 

Masjid Agung At-Tin Jakarta Timur meniadakan itikaf atau berdiam diri di Masjid dengan niat beribadah selama bulan Ramadan 1442 H akibat Covid-19

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di Masjid Agung At-Tin - Masjid Agung At-Tin Jakarta Timur meniadakan itikaf atau berdiam diri di Masjid dengan niat beribadah selama bulan Ramadan 1442 H akibat Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pengurus Masjid Agung At-Tin, Jakarta Timur meniadakan itikaf atau berdiam diri di Masjid dengan niat beribadah selama bulan Ramadan 1442 Hijriah akibat pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Peribadatan Masjid Agung At-Tin, Karnali mengatakan itikaf ditiadakan guna mencegah kerumunan warga di area Masjid yang dikhawatirkan memicu penularan Covid-19.

"Untuk tahun ini karena dilarang kerumunan dan berlama-lama di Masjid jadi sangat sulit untuk mengadakan itu, jadi kita mengimbau saja tidak mengadakan itikaf di sini secara resmi," kata Karnali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (11/4/2021).

Dalam pelaksanaan ibadah Salat Tarawih pun pengurus membatasi jemaah yang hadir dengan memberi jarak minimal 1 meter antar jemaah dalam satu saf sehingga kapasitas berkisar 1.500 jemaah.

Sementara jumlah rakaat Salat Tarawih yang sebelum pandemi Covid-19 dilakukan sebanyak 23 rakaat kini dikurangi menjadi 11 rakaat guna mencegah jemaah berlama-lama di Masjid.

Suasana salat Jumat di Masjid At-Tin, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020). Inilah salat Jumat perdana di masa PSBB transisi.
Suasana salat Jumat di Masjid At-Tin, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020). Inilah salat Jumat perdana di masa PSBB transisi. (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

"Untuk kegiatan saat ini hanya tarawih, kultum. Ada iftar (buka puasa), tapi itu pun terbatas. Pembagian snack terbatas tidak seperti tahun-tahun lalu bisa sampai ribuan (porsi), ini hanya beberapa ratus saja karena memang begitu aturannya dalam Kemenag," ujarnya.

Karnali menuturkan pihaknya tidak membatasi jemaah berdasarkan asal domisili karena Masjid Agung At-Tin bukan berada di tengah permukiman, hanya jumlahnya saja agar tak berkerumun.

Baca juga: Eks Persija Nuralim Kembali Dilaporkan Polisi, Korban Penipuan Rekrutmen TKK Pemkot Bekasi Bertambah

Baca juga: Destinasi Wisata Baru, Ada Replika Menara Eiffel di Kota Tangerang: Jadi Spot Foto Keren

Baca juga: Prediksi dan Link Live Streaming Piala Menpora Persib Vs Persebaya: Maung Bandung Lebih Diuntungkan

Para jemaah yang hendak beribadah di Masjid Agung At-Tin diimbau mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Jadi yang datang ke sini memang mereka yang niat datang. Kemungkinan ada dari luar kota juga karena ini akses mudah keluar masuk tol gampang. Jadi kita bebas saja tidak ada menanyakan KTP mana," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved