Sidang Rizieq Shihab
"Anda Jangan Mengganggu Saya Bertanya" Rizieq Shihab Bentak Jaksa & Harus Ditenangkan Majelis Hakim
Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menilai emosi kliennya yang sempat memuncak dalam sidang pemeriksaan saksi kasus kerumunan warga sebagai hal lumrah.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Hal ini disampaikan Senior Manager Of Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta, Oka Setiawan saat dihadirkan sebagai saksi dari JPU saat sidang perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kepada JPU yang menanyakan upaya pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengatur kerumunan simpatisan Rizieq Shihab, Oka menuturkan pihaknya sudah mengimbau simpatisan mematuhi protokol kesehatan.
"Kami minta agar (simpatisan Rizieq Shihab) diatur jarak dan tidak mengganggu ketertiban. Sudah ada upaya dengan berteriak (mengimbau protokol kesehatan)," kata Oka menjawab pertanyaan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).
TONTON JUGA:
Namun pihaknya kesulitan karena jumlah simpatisan Rizieq Shihab yang mulai berdatangan ke Bandara Soekarno-Hatta sejak tanggal 9 November 2020 terlampau banyak, berkisar ratusan ribu jiwa.
Baca juga: Dicuekin Anak Buah Anies Baswedan, Anggota DPRD DKI Jakarta Curhat Saat Rapat Paripurna
Banyaknya jumlah ini yang akhirnya mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas Bandara Soekarno-Hatta, di antaranya kursi dan taman dengan total kerugian materil mencapai Rp 16 juta.
"Ada kata-kata atau imbauan dari terdakwa (Rizieq Shihab kepada simpatisan) mematuhi prokes, tidak berkumpul, ada enggak?" tanya JPU kepada Oka terkait upaya Rizieq mengatur kerumunan simpatisan yang datang menjemput.
Menjawab pertanyaan JPU, Oka menuturkan sepengetahuan pihaknya Rizieq tidak mengimbau simpatisan yang datang menjemput ke Bandara Soekarno-Hatta mematuhi protokol kesehatan.
Oka menyebut sepengetahuannya Rizieq Shihab dan sejumlah pengurus eks Front Pembela Islam (FPI) hanya meminta simpatisan untuk mundur karena mobil yang mereka naiki terhalang kerumunan warga.
"Setahu saya tidak. Sempat mereka (pengurus FPI) minta massa untuk mundur, menjauh dari area pintu keluar, nggak bisa lewat," jawab Oka saat ditanya JPU upaya terkait Rizieq Shihab dan pengurus FPI mengatur kerumunan.