Belum Diresmikan Gubernur Anies, Flyover Tapal Kuda Sudah Dibuka Permanen
Jalur lintas atas atau flyover tapal kuda di Tanjung Barat dan Lenteng Agung tak kunjung diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jalur lintas atas atau flyover tapal kuda di Tanjung Barat dan Lenteng Agung tak kunjung diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Walau belum diresmikan, dua flyover kebanggaan Anies itu sudah dibuka untuk umum.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan, pembukaan permanen dilakukan setelah uji coba tahap kedua pada 1 April hingga 6 April 2021 dinilai berjalan mulus.
"Pengoperasian flyover selanjutnya setelah uji coba tahap kedua, kedua flyover dibuka seterusnya untuk dilintasi oleh kendaraan, baik untuk putaran utara ke utara maupun putaran selatan ke selatan," ucapnya, Rabu (14/4/2021).
Hari mengakui, pengoperasian flyover, khususnya di Lenteng Agung belum berjalan maksimal lantaran kemacetan masih terjadi di kawasan itu.
"Terutama di pagi hari pada area on ramp dari arah Depok menuju Pasar Minggu. Hal ini disebabkan oleh kurang disiplinnya pengendara berlalu lintas," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Untuk mengatasi hal ini, Hari menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Dinas Perhubungan, kepolisian, hingga Wali Kota Depok.
Baca juga: 2 Pasar Terbakar Sebelum Ramadan, Wagub DKI: Pedagangnya Banyak yang Ngerokok
Baca juga: Reaksi Tak Terduga Ibnu Jamil Usai Ririn Ekawati Dikabarkan Hamil, Tubuh Makin Berisi: Coba Lihat
Baca juga: Sudin Bina Marga Jakarta Selatan Perbaiki Trotoar di Jalan Raya Ragunan
"Agar lalu lintas yang melewati flyover bisa berjalan dengan lancar dan aman," kata Hari.
Selain itu, pengerjaan Jembatan Penyebaran Orang (JPO) di dua flyover tersebut masih terus dikebut Dinas Bina Marga.
Para pengendara pun diimbau untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.
"Untuk itu diharapkan pada para pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam berlalu lintas," tuturnya.
Untuk diketahui, Anies mengklaim flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung menjadi jalur lintas atas pertama berbentuk tapal kuda di Indonesia.
Kedua flyover itu dibangun sebagai sarana putar balik kendaraan untuk menghindari lintasan kereta api di bawahnya.
Pasalnya, selain kerap macet, kawasan tersebut juga rentan kecelakaan akibat banyak pengendara yang sering menerobos palang perlintasan kereta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/fly-over-tapal-kuda-lenteng-agung.jpg)