Pasar Inpres di Pasar Minggu Terbakar

2 Pasar Terbakar Sebelum Ramadan, Wagub DKI: Pedagangnya Banyak yang Ngerokok

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyebut kebakaran disebabkan banyak faktor, salah satunya lantaran banyak pedagang yang merokok di dalam pasar.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Pasar Inpres di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilanda kebakaran pada Senin (12/4/2021) malam - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyebut kebakaran disebabkan banyak faktor, salah satunya lantaran banyak pedagang yang merokok di dalam pasar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, pasar-pasar tradisional yang ada di ibu kota mudah terbakar.

Hal ini dikatakan Ariza menanggapi kejadian kebakaran yang terjadi di dua pasar berbeda dalam waktu berdekatan jelang bulan suci Ramadan kemarin.

Menurutnya, kebakaran disebabkan banyak faktor, salah satunya lantaran banyak pedagang yang merokok di dalam Pasar.

Padahal, di satu sisi banyak barang-barang mudah terbakar yang ada di pasar.

"Enggak ada aturan ke pasar enggak boleh ngerokok. Pada ngerokok ke pasar, berarti ada potensi kebakaran karena rokok. Pedagangnya juga banyak yang merokok," ucapnya, Selasa (13/4/2021) malam.

Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Rabu (7/4/2021).
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Risiko kebakaran makin tinggi lantaran jarak antar lapak atau kios sangat berdekatan, sehingga kebakaran bisa cepat meluas bila ada percikan api.

"Memang (bangunan) pasarnya juga sudah lama. Kalau pasar sudah lama (rentan terbakar), karena itu kan ada instalasi listriknya," ujarnya.

Baca juga: Reaksi Tak Terduga Ibnu Jamil Usai Ririn Ekawati Dikabarkan Hamil, Tubuh Makin Berisi: Coba Lihat

Baca juga: Sudin Bina Marga Jakarta Selatan Perbaiki Trotoar di Jalan Raya Ragunan

Baca juga: Nenek Raffi Ahmad Menangis saat Peluk Rafathar Sambil Ungkap Ini, Nagita Slavina Ikut Bersedih

Guna mengantisipasi hal ini terulang kembali, politisi Gerindra ini mengaku telah meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk mengevaluasi standar keamanan setiap gedung di ibu kota.

"Kita cari sama-sama solusinya sampai gedung-gedung di Jakarta memenuhi standar tidak mudah terbakar," kata Ariza.

"Memenuhi standar supaya penanganan cepat, pengendaliannya cepat, supaya pencegahannya baik, semua gedung," tambahnya menjelaskan.

Tak hanya itu, Ariza juga meminta masyarakat turut menjaga dan memastikan lingkungan tempat mereka tinggal tetap aman.

"Tidak hanya bersih dan rapi, menarik, indah, keren, tapi juga pastikan properti kita, lingkungan kita jauh dari potensi terbakar," tuturnya.

Sebelumnya, dua kebakaran besar melanda dua pasar berbeda hanya dalam kurun waktu empat hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved