Breaking News:

Terdampak Pandemi Covid-19, 80 Persen Perusahaan di Tangerang Selatan Kesulitan Bayarkan THR

80 persen dari sekira 400 perusahaan di Tangsel kesulitan membayar tunjangan hari raya (THR) pegawai pada Hari Raya Idul Fitri 2021 ini.

Ist/Tribunnews.com
Ilustrasi THR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangerang Selatan (Tangsel), mengungkapkan, 80 persen dari sekira 400 perusahaan di Tangsel kesulitan membayar tunjangan hari raya (THR) pegawai pada Hari Raya Idul Fitri 2021 ini.

Wakil Ketua Kadin Tangsel Bidang Hukum dan Perpajakan, Arsa Wardana, mengatakan, pihaknya mengimbau kepada seluruh perusahaan untuk mematuhi ketentuan untuk memberikan THR.

Namun di sisi lain ia juga mengungkapkan besarnya dampak pandemi Covid-19 terhadap jalannya roda ekonomi perusahaan selama kurun satu tahun terakhir.

Pasalnya, mayoritas perusahaan di Tangsel bergerak di sektor jasa yang terpukul pandemi Covid-19

"Iya pada prinsipnya kalau perusahaan ini berjalan dengan baik, itu diwajibkan. Tapi di Tangsel ini kan perusahaan kita itu banyak bergerak di bidang jasa, yang mana hampir 80 persen terkena dampak Covid-19."

"Sedangkan industri dengan packaging yang ada di Taman Tekno sendiri itu operasional dengan kondisi covid ini banyak yang tidak maksimal. Itu data kami sementara seperti itu," papar Arsa melalui sambungan telepon, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Berkomitmen Berantas Oknum yang Pekerjakan Migran Ilegal

Baca juga: Sidang Lanjutan Tes Swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor Digelar Rabu Pekan Depan

Baca juga: Punya Kebiasaan Membasahi Bibir Dengan Lidah? Sebaiknya Anda Ketahui Hal Ini

Arsa meminta 20% perusahaan di Tangsel yang tetap beroperasi stabil di tengah terpaan Covid-19 untuk tetap memberikan penuh THR.

"Kalau persentasenya dari badan usaha yang ada itu paling di angka 18% sampai 20% lah maksimal itu. Karena sangat luar biasa dampak pandemi, apalagi khusus Tangsel ini kita zona jasa, itu masalanya," katanya.

Sementara, terkait 80% perusahaan yang operasionalnya anjlok akibat pandemi Covid-19, Arsa bisa memahami.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved