Kondisi Desa Tempat Guru Honorer Andik Santoso Mengajar Terisolasi, Lewati 3 Sungai Tanpa Jembatan

Kondisi desa tempat guru honorer Andik Santoso mengajar seakan terisolasi, motor sering rusak, kini mendapat motor baru dari Pak Polisi.

Editor: Suharno
TRIBUN VIDEO
Kondisi desa tempat guru honorer Andik Santoso layaknya daerah yang terisolasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kondisi desa tempat guru honorer Andik Santoso mengajar seakan terisolasi.

Mengajar di wilayah Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Andik Santoso diketahui harus menempuh jarak 13 KM dan memakan waktu hingga 90 menit.

Kondisi jalan diinformasikan berlumpur dan berbatu hingga membuat motor milik Andik rusak dan harus berganti hingga 9 kali.

Warga sekitar pun mengaku harus menempuh waktu dua hari satu malam untuk bisa menuju ke jalan arah kota.

Dari konfirmasi yang dilakukan pada Kamis (15/4/2021), Aipda Purnomo yang merupakan anggota Panit Lantas Polsek Babat, Lamongan memberikan informasi terkait lokasi desa pelosok tempat Andik mengajar.

Desa pelosok tersebut tepatnya berada di wilayah Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

TONTON JUGA:

Warga desa setempat diketahui harus menggunakan antena setinggi 12 meter agar bisa mendapatkan sinyal untuk ponselnya.

"Jadi warga di sini kalo nyari sinyal pakek kabel antena setinggi 12 meter" jelas Aipda Purnomo.

Baca juga: Kisah Andik Santoso Guru Honorer Ngajar di Desa Pelosok, Bergaji Rp 300 Ribu, Motor Sering Rusak

Para petani desa setempat pun harus berjuang lebih untuk menjual hasil panen.

Menurut pengakuan warga, setiap mengangkut hasil panen, warga harus mengeluarkan uang Rp 12 ribu untuk satu karung.

"12 ribu satu sak," jelas warga.

Kondisi desa tempat guru honorer Andik Santoso layaknya daerah yang terisolasi.
Kondisi desa tempat guru honorer Andik Santoso layaknya daerah yang terisolasi. (TRIBUN VIDEO)

Karung-karung tersebut nantinya akan diantarkan menuju ke lokasi yang dapat diakses oleh mobil pengangkut.

Warga setempat mengaku harus menempuh waktu dua hari satu malam untuk bisa sampai di jalan utama menuju kota.

"Dua hari baru nyampe jalam bagus belum sampai kota" ungkapnya.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Disiksa dan Dipaksa Mengaku Mencuri Uang, Korban: Saya Dipukul hingga Ditendang

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved