Breaking News:

Polisi Turut Mengusut Kasus Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Setelah Kejaksaan Negeri Depok, kini giliran Polres Metro Depok yang turut mengusut kasus dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok.

Polisi Turut Mengusut Kasus Dugaan Korupsi di Damkar Depok
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Welman Naipospos ketika mendatangi Polres Metro Depok untuk dimintai keterangan, Kamis (15/4/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Setelah Kejaksaan Negeri Depok, kini giliran Polres Metro Depok yang turut mengusut kasus dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok.

Siang ini, tiga orang dari Dinas Damkar Kota Depok dimintai keterangan oleh penyidik dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Metro Depok.

Satu dari tiga anggota Damkar yang datang tersebut adalah Welman Naipospos. Akan tetapi, ia urung memberikan keterangan pada awak media.

“Ya sudahlah nanti saja ke Pak Kadis (Kepala Dinas Damkar Depok) saja,” ujar Welman sambil berjalan masuk ke ruang penyidik di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Kamis (15/4/2021).

Lanjut Welman, ia mengaku dirinya hanya memenuhi panggilan dan juga diperintah oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Gandara Budiana.

“Belum, saya hanya diperintah Pak Kadis saja. Ya yang viral-viral saja.Ya yang viral saja,” ungkapnya.

Baca juga: Kebakaran di Jakarta Diklaim Turun 31 Persen, Pemprov DKI: Berkat Sosialisasi Pakai Toa Masjid

Baca juga: Pemprov DKI Akui Kelebihan Bayar Beli Robot Damkar, Klaim 90 Persen Sudah Dikembalikan

Baca juga: Kendaraan Berknalpot Bising di Tangerang Terjaring Razia, Tidak Boleh Pulang Sampai Ganti yang Asli

Saat disinggung terkait laporan dugaan praktik korupsi yang dibongkar oleh Sandi, petugas Damkar UPT  Wali Kota Depok, ia tak menampik.

“Iya iya iya. Saya enggak bisa memberikan komentar, Sekdis saja sama Kadis lah,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP I Made Bayu Sutha, mengatakan, pemanggilan ketiganya dilakukan untuk menggali informasi lebih dalam.

“Ini lagi kita klarifikasi tiga orang, makanya kita lagi gali keterangan dulu. Masih kite cek. Intinya karena viral melalui media makanya kita klarifikasi,” jelasnya dikonfirmasi terpisah.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved