Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Rumah Bersejarah Milik Mendiang Achmad Soebardjo Dijual Senilai Rp200 Miliar, Ini Kata Keluarga

Rumah mendiang Menteri Luar Negeri pertama RI, Achmad Soebardjo dijual seharga Rp 200 miliar dengan luas 2.916 meter dan luas bangunan 1.676 meter.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Tampak depan rumah bergaya kolonial milik Menteri Luar Negeri Pertama Achmad Soebardjo pada Sabtu (17/4/2021). Rumah mendiang Menteri Luar Negeri pertama RI, Achmad Soebardjo dijual seharga Rp 200 miliar dengan luas 2.916 meter dan luas bangunan 1.676 meter. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Rumah mendiang Menteri Luar Negeri pertama RI, Achmad Soebardjo dijual

Pihak keluarga memutuskan menjual rumah berlanggam kolonial milik ayahnya lantaran biaya perawatannya yang terbilang besar. 

Hal itu diungkapkan anak sulung dari Achmad Soebardjo, Laksmi Pudjiwati Insia (85) kepada TribunJakarta.com di kediaman Achmad Soebardjo di Jalan Cikini Raya No.82, Menteng, Jakarta Pusat itu.

"Alasan menjual karena sudah terlalu mahal untuk memeliharanya. Gimana ya, adik saya sakit-sakitan dia mau usia 70 tahun. Saya mau usia 85 tahun," ungkapnya pada Jumat (16/4/2021).

Laksmi melanjutkan meski rumah ini merupakan Kantor Kementerian Luar Negeri pertama, tetapi rumah ini milik pribadi mendiang Achmad Soebardjo.

Anak sulung Achmad Soebardjo, Laksmi Pudjiwati Insia (85) memegang buku otobiografi ayahnya berjudul Kesadaran Nasional duduk bersama cucu Achmad Soebardjo, Hutomo Said (55) pada Jumat (16/4/2021).
Anak sulung Achmad Soebardjo, Laksmi Pudjiwati Insia (85) memegang buku otobiografi ayahnya berjudul Kesadaran Nasional duduk bersama cucu Achmad Soebardjo, Hutomo Said (55) pada Jumat (16/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Ia bercerita ayahnya membeli rumah ini awalnya dengan cara mencicil. Baru setelah diangkat menjadi menteri Luar Negeri bisa membeli rumah itu.

"Ayah saya enggak mau minta rumah kepada pemerintah. Kami anak-anaknya yang sudah bisa kerja membantu juga mencicil atau urunan. Jadi waktu itu masih murah ya harganya," kenangnya.

Baca juga: Nissa Sabyan Pertama Kali Muncul di Layar Kaca Usai Isu Pelakor, Akui Berdebar saat Lakukan Ini

Baca juga: Kisah Awal Mantan Menlu RI Achmad Soebardjo Membeli Rumah Bergaya Belanda di Cikini

Baca juga: Tabrakan 2 Pemotor di Duren Sawit, Motor Menghantam Beton Pembatas Jalan: 1 Orang Tewas

Cucu dari Achmad Soebardjo, Bambang menambahkan bahwa pihak keluarga memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah itu.

"Statusnya SHM. Ini sudah dimiliki sejak Indonesia merdeka," tambahnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved