Ramadan 2021
Sederet Makanan yang Wajib Dihindari Saat Berbuka Puasa, Simak Penjelasannya Berikut
Berikut makanan yang dihindari saat berbuka puasa Ramadan 2021. Biasanya umat muslim telah menyiapkan sejumlah makanan menjelang berbuka puasa.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Berikut makanan yang dihindari saat berbuka puasa Ramadan 2021.
Biasanya umat muslim telah menyiapkan sejumlah makanan menjelang berbuka puasa.
Biasanya saat berbuka puasa, makanan yang disantap yakni makanan yang manis-manis dan segar.
Meski demikian, sebenarnya ada sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari dikonsumsi saat berbuka puasa.
Lantas, apa saja makanan yang dihindari saat berbuka puasa?
Dikutip dari laman resmi WHO, hindari terlalu banyak menyantap makanan manis saat berbuka puasa.
Misalnya, permen atau manisan yang biasa dimakan selama Ramadan mengandung sirup gula dalam jumlah besar.
Jika ingin memakan makanan manis, sebaiknya mengonsumsi buah yang mengandung air, seperti semangka atau melon atau buah musiman lainnya.
Selain itu, sebaiknya batasi mengonsumsi makanan yang kaya lemak, terutama daging berlemak atau kue dengan tambahan lemak seperti margarin atau mentega.
Dibanding menggoreng, disarankan untuk menggunakan metode memasak lain, seperti mengukus dan menumis dengan sedikit minyak atau memanggang.
Hindari juga makanan yang mengandung banyak garam, misalnya, makanan olahan seperti sosis, daging olahan produk ikan asin, snack, keju asin, berbagai jenis kerupuk siap pakai, salad, mayonaise, mustard, dan kecap.
Saat menyiapkan hidangan, disarankan untuk membatasi penggunaan garam.
Gunakan berbagai bumbu alami untuk meningkatkan cita rasa makanan yang sedang dimasak.
Makan secara perlahan, dan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.
Sebab, makan dalam porsi besar sekaligus dapat menyebabkan mulas dan ketidaknyamanan di perut.
Usahakan untuk bergerak sebanyak mungkin dan aktif di malam hari. Contohnya, dengan jalan kaki rutin setiap hari.
Baca juga: Hal Penting Ini Ternyata Sering Dilupakan Orang saat Puasa, Apa Saja?
Baca juga: Diet Sekaligus Turunkan Berat Badan Lewat Ibadah Puasa Ramadan, Simak Tipsnya
10 Manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan
Manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan tubuh telah menjadi topik yang diteliti dan dibahas oleh sejumlah ahli.
Puasa atau menahan makan, minum, serta hawa nafsu jamak dikerjakan sebagai tuntutan agama maupun budaya tertentu.
Salah satu puasa yang paling umum adalah puasa Ramadan.
Umat Islam di Indonesia pun mulai melaksanakan puasa Ramadan 2021 pada Selasa, 13 April ini. Lantas, apa saja manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan?
Dirangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan dan Healthline, berikut 10 manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan:
1. Detoksifikasi tubuh
Ketika seseorang menjalankan ibadah puasa sesungguhnya tubuh kita melakukan proses detoksifikasi (pembuangan zat-zat/racun yang tidak diperlukan tubuh) secara optimal.
2. Membantu regenerasi sel
Manfaat puasa ramadhan juga dapat membantu proses regenerasi sel dalam tubuh. Ketika menjalankan ibadah puasa, sel-sel dalam organ tubuh kita melakukan proses regenerasi (pembaharuan sel) dengan baik.
3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Selanjutnya, manfaat puasa ramadhan yakni dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dimana fungsi dari sel-sel getah bening akan membaik 10 kali lipat.
4. Mengontrol gula darah
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah, yang sangat berguna bagi penderita diabetes. Selain itu, pembatasan asupan kalori dalam tubuh saat seseorang berpuasa juga dapat mengurangi resistensi insulin.
Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga tubuh dapat mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel dengan lebih efisien.
Tak hanya itu, puasa juga dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil lantaran mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah dalam tubuh.
5. Mengurangi peradangan
Peradangan sebenarnya dapat membantu tubuh untuk melawan infeksi jika terjadi dalam kondisi normal. Namun, beberapa peradangan kronis dapat menimbulkan penyakit tertentu seperti multiple sclerosis.
Beberapa penelitian menemukan bahwa manfaat puasa dapat membantu menurunkan tingkat peradangan dan meningkatkan kondisi kesehatan tubuh.
6. Dapat meningkatkan kesehatan jantung
Penyakit jantung dianggap sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia, diperkirakan mencapai 31,5% kematian secara global. Mengubah pola makan dan gaya hidup adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Sebab, puasa dapat membantu menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
7. Meningkatkan fungsi otak
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan produksi sel saraf untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif.
Secara khusus, penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi dari penyakit Alzheimer dan Parkinson.
Selain itu, manfaat puasa juga dapat membantu mencegah gangguan neurodegeneratif.
8. Membantu menurunkan berat badan
Beberapa penelitian juga menemukan bahwa puasa dalam jangka waktu tertentu dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin, yang dapat membantu menurunkan berat badan.
Selain itu, manfaat puasa selama 3-12 minggu sama efektifnya dalam mendorong penurunan berat badan dan massa lemak masing-masing hingga 8% dan 16%.
9. Meningkatkan hormon pertumbuhan
Hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH) adalah sejenis protein yang memiliki peran penting bagi banyak aspek kesehatan. Hormon ini menunjang pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan, dan kekuatan otot.
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat puasa secara alami dapat meningkatkan kadar HGH.
Selain itu, puasa dapat membantu mempertahankan kadar gula darah dan insulin secara stabil sehingga dapat mengoptimalkan kadar HGH.
10. Membantu mencegah kanker
Selanjutnya, manfaat puasa adalah dapat membantu dalam pengobatan dan pencegahan kanker.
Salah satu penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat membantu memblokir pembentukan tumor dan meningkatkan efektivitas obat kemoterapi pada pengobatan kanker.
Nah, itulah 10 manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan yang perlu diketahui.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat buka puasa? Cek infonya di sini