Breaking News:

Hari Kartini

Evelyn, Penyelam Wanita di JAQS : Perempuan Itu Tidak Lemah, Perempuan Itu Kuat

Bagi Evelyn, tak ada perempuan yang lemah. Semua perempuan, memiliki kekuatan yang besar untuk terus berkarya

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Evelyn, seorang penyelam wanita berusia 24 tahun, yang setiap harinya bertugas untuk merawat sekaligus memberikan makan ikan-ikan, dan menjaga kebersihan akuarium raksasa di tempat wisata sekaligus kawasan konservasi Jakarta Aquarium & Safari (JAQS). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG DUREN - Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini untuk mengenang jasa R.A Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Sosoknya yang tangguh dan penuh semangat, menjadi sumber inspirasi bagi banyak perempuan di masa kini.

Termasuk bagi Evelyn, seorang penyelam yang setiap harinya bertugas merawat sekaligus memberikan makan ikan-ikan, serta menjaga kebersihan akuarium raksasa di tempat wisata sekaligus kawasan konservasi Jakarta Aquarium & Safari (JAQS). 

Bagi Evelyn, tak ada perempuan yang lemah. Semua perempuan, memiliki kekuatan yang besar untuk terus berkarya dimanapun tempatnya.

Seperti yang digambarkan oleh sosok R.A Kartini.

"Perempuan, sering dipandang fisiknya lemah dan segala macam. Tapi perempuan itu kuat, di luar sana banyak perempuan-perempuan kuat," katanya, Rabu (21/4/2021).

Evelyn, seorang penyelam wanita berusia 24 tahun, yang setiap harinya bertugas untuk merawat sekaligus memberikan makan ikan-ikan, dan menjaga kebersihan akuarium raksasa di tempat wisata sekaligus kawasan konservasi Jakarta Aquarium & Safari (JAQS).
Evelyn, seorang penyelam wanita berusia 24 tahun, yang setiap harinya bertugas untuk merawat sekaligus memberikan makan ikan-ikan, dan menjaga kebersihan akuarium raksasa di tempat wisata sekaligus kawasan konservasi Jakarta Aquarium & Safari (JAQS). (TribunJakarta/Pebby Ade Liana)

Ketangguhan dan kekuatan tersebut, dibuktikan Evelyn lewat pekerjaannya saat ini.

Jika pekerjaan sebagai penyelam itu kebanyakan digeluti oleh laki-laki, tetapi tidak baginya.

Evelyn bisa menghabiskan waktu hingga 1,5 jam di dalam air demi merawat ikan-ikan, juga memberi makan ikan tersebut.

Mulai dari hiu, ikan pari, dan banyak jenis ikan lainnya.

Memang, diakui Evelyn pekerjaannya ini bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kekuatan secara fisik serta keterampilan yang cukup untuk berada di bawah air.

Kedinginan, atau digigit ikan, sudah biasa baginya.

Apalagi ia juga harus membawa beban berupa peralatan selam yang beratnya bisa mencapai 11 kilogram, setiap kali melakukan penyelaman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved