Pemuda di Tangsel Meninggal Dunia Usai Dipatuk Kobra Dua Kali

Warga Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Furqon (28), meninggal dunia usai dua kali dipatuk ular

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi Furqon saat dirawat di RSU Tangsel, Jumat (23/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Warga Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Furqon (28), meninggal dunia usai dua kali dipatuk ular, pada Jumat (23/4/2021).

Yunus, kakak korban, mengungkapkan, saat itu Furqon dimintai tolong temannya untuk menangkap ular kobra tidak jauh dari rumah. 

Furqon msmang menyenangi berbagai jenis hewan termasuk reptil dan yang buas seperti ular.

Furqon pun menangkap kobra tersebut, namun ia tidak langsung memasukkannya ke dalam karung. 

"Awalnya dia dimintaikan tolong oleh temannya, karena ularnya ini mau masuk ke rumahnya. Akhirnya ditangkap sama dia, dan ularnya ini sempat dipegang sama dia. Sudah sempat dipegang tapi sama dia tidak dimasukan dalam karung," ujar Yunus di rumah duka di bilangan Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangsel, Sabtu (24/4/2021).

Saat masih dalam genggaman, tiba-tiba ular kepala sendok itu berbalik dan mematuk Furqon.

Furqon bergegeas ke puskesmas yang tidak jauh dari lokasi hanya puluhan meter, untuk dibersihkan menggunakan alkohol.

Setelahnya, Furqon kembali untuk menangkap lagi kobra tersebut. Nahas, Furqon justru dipatuk untuk kedua kalinya.

"Habis dipatok pertama itu dia ke puskesmas tujuannya dia mau minta alkohol. Kemudian habis minta alkohol, dia dipatok lagi yaudah dia tepar sudah nggak bisa bangun."

Baca juga: 12 WNA India Masuk Jakarta Bawa Covid-19, Kemenkes: Tertular di Jalan

Baca juga: Ditarik ke Kamar dan Dipaksa Merokok, Siswi Difabel di Kupang Jadi Korban Nafsu Bejat Ayah Teman

Baca juga: Viral Pria Kendarai Motor dengan Duduk Sila dan Lepas Tangan di Tangsel, Pelaku Diamankan Polisi 

"Langsung dibawa ke RS Hermina, tapi di sana tidak ada serumnya. kemudian dibawa ke RSUD Tangsel," ujarnya.

Namun karena kondisi parah, bisa kobra sudah menjalar, nyawa Furqon tidak terselamatkan.

"Meningalnya di RSUD Tangsel. meninggal Jumat malam sabtu jam 22.00 WIB," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved