Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah yang Nihil Sebaran Covid-19 di Jakut Jalani Asesmen Gelombang 2 Uji Coba Belajar Tatap Muka

Pemerintah Kota Jakarta Utara tengah mematangkan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang sudah dinyatakan nihil.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
Dok. Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu
Uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Pulau Tidung 01 Pagi, Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Pemerintah Kota Jakarta Utara tengah mematangkan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang sudah dinyatakan nihil sebaran Covid-19.

Proses asesmen ini tengah dijalani sejumlah sekolah di Jakarta Utara untuk dapat menggelar belajar tatap muka tersebut.

"Iya saat ini sedang ada proses asesmen untuk menambah sekolah mana saja yang bisa melaksanakan belajar tatap muka," kata Sri Rahayu Asih Subekti, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: 40 Persen Sekolah di Bawah Wewenang Disdik Kota Bekasi Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sri menjelaskan, uji coba belajar tatap muka di SDN Pademangan Barat 11 dan SDN Pejagalan 03 nihil penyebaran Covid-19

Hal ini dikarenakan protokol kesehatan di kedua sekolah tersebut menjadi kunci utama dalam pelaksanaan uji coba belajar tatap muka tersebut.

"Tidak ada penyebaran Covid-19, karena protokol kesehatan memang kami jalani semaksimal mungkin baik terhadap siswa maupun tenaga pendidik," jelasnya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara Purwanto juga mengatakan proses asesmen atau penilaian sekolah yang akan menggelar belajar tatap muka tengah berjalan.

Baca juga: Soal Pembelajaran Tatap Muka, Wakil Ketua DPRD: Satu Kena Covid-19, Sekolah Harus Tutup

Proses asesmen ini dipastikan tidak menunjuk pada salah satu sekolah, melainkan setiap sekolah dibebaskan untuk mengikuti asesmen apabila telah merasa memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

"Semua sekolah berhak mengikuti asesmen ini asalkan sudah siap dengan persyaratannya. Kami tidak menunjuk kepada salah satu sekolah," ucap Purwanto.

Menurut Purwanto, empat sekolah di wilayah II yang telah menjalani uji coba belajar tatap muka sejak Rabu (7/4/2021) dipastikan nihil sebaran Covid-19.

Apabila ditemukan kasus sebaran Covid-19, maka uji coba belajar tatap muka terpaksa dihentikan sementara guna kepentingan evaluasi serta tracking (pencarian) hingga penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruang sekolah tersebut.

"Sampai saat ini belum ada kasus Covid-19 di empat sekolah yang sudah menjalani uji coba belajar tatap muka," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved