Breaking News:

Kerumunan Jakmania di Bundaran HI

Penuhi Panggilan Polda, Pengurus Pusat The Jakmania Tegaskan Tak Pernah Arahkan Anggota Berkerumun

Hadir sekitar pukul 10:00 WIB, keduanya menghabiskan waktu sekira satu jam'an di ruangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Editor: Wahyu Aji
WARTA KOTA/Rafsanzani Simanjorang
Aditya Putra, ketua I The Jakmania     

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - Pengurus pusat The Jakmania memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Rabu (28/4/2021). 

Diky Soemarno sebagai ketua The Jakmania yang sedang sakit, terpaksa diwakili oleh Muhammad Aditya Putra selaku ketua I The Jakmania serta Sekretaris Umun The Jakmania, Rajiva Baskoro.

Hadir sekitar pukul 10:00 WIB, keduanya menghabiskan waktu sekira satu jam'an di ruangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Baca juga: Ucapkan Selamat ke Persija Jakarta dan Marc Klok, Togar Situmorang: Kami Semua Bangga

"Di dalam tadi kami kooperatif, dan menyampaikan bahwa kami tidak pernah menyarankan atau menyuruh untuk berkerumun. Kami selalu menganjurkan nonton di rumah saja," ujar Aditya kepada media.

Adit menjelaskan, secara garis besar, penyidik menanyakan langkah yang dilakukan oleh pengurus pusat saat terjadi kerumunan.

Pihaknya pun mengisi beberapa data.

Baca juga: April Jadi Bulan Keberuntungan Marc Klok, Apa Saja yang Didapat Pilar Persija Jakarta?

Lanjutnya,  pengurus The Jakmania memang mewajibkan anggota untuk menonton di rumah saja.

"Dan itupun diikuti korwil dan biro di luar jakarta. Bahwasanya kami memang harus nontonnya di rumah, bukan berkerumun," tambahnya.

Bukti-bukti pun mereka beberkan seperti screenshot di sosial media yang meminta anggota di rumah aja, tidak berkerumun. 

Adit menegaskan, pihaknya tidak pernah mengarahkan kerumunan baik di bundaran HI ataupun tempat-tempat lain di Jakarta.

"Kami meminta maaf kalau ada keresahan di dalam masyarakat jakarta. The jakmania kan organisasi, The Jakmania Mempunyai KTA. Kami perlu koordinasi lanjutan untuk seluruh anggota The Jakmania dan seluruh suporter persija baik di Jakarta maupun di luar Jakarta, bahwasanya kami mematuhi apa yang sudah disepakati semua dan yang sesuai dengan arahan Persija Jakarta harusnya dilakukan di rumah saja," terangnya.

Namun saat ditanya soal kemungkinan pemeriksaan lanjutan?

"Kami belum tahu, tadi kami memberikan data dan bukti, dan kami tidak pernah menyuruh untuk berkerumun, hanya selalu ajakan nonton di rumah saja," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved