Ramadan 2021

Punya Bangunan Unik, Berikut 5 Masjid di Jakarta yang Bisa Dijadikan Destinasi Wisata Religi

Masjid-masjid tersebut memiliki arsitektur yang unik, juga kisah yang menarik untuk diulas. Apa saja, berikut rangkumannya : 

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Masjid Babah Alun Desari, masjid unik dengan bangunan bernuansa oriental. Arsitekturnya diambil dari akulturasi 3 budaya, yakni budaya Tionghoa, Arab, dan Betawi sebagai simbol keberagaman. 

Selain itu, di bagian depan Anda juga akan disambut dengan tulisan kaligrafi ayat-ayat Alquran di dinding-dinding bagian depan.

Menariknya, ayat tersebut ditulis dalam 3 bahasa. Bahasa Arab, Mandarin, dan Bahasa Indonesia.

Megahnya Masjid Ramlie Musofa di Sunter, Terinspirasi Dari Bangunan Taj Mahal India
Megahnya Masjid Ramlie Musofa di Sunter, Terinspirasi Dari Bangunan Taj Mahal India (TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana)

Penulisan ayat suci Alquran dalam 3 bahasa itu, menjadi simbol toleransi dari Masjid Ramlie Musofa.  

Pilar-pilar tinggi di bagian dalam masjid serta kaca dengan aksen kaligrafi pada bagian kubahnya, juga menambah kesan indah sekaligus mewah dari Masjid Ramlie Musofa.

Masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang ramah disabilitas lho. Diantaranya seperti toilet disabilitas, tempat wudhu yang dilengkapi dudukan, hingga lift. 

3. Masjid Lautze

Masjid Lautze, Haji Karim Oei, berada di deretan ruko-ruko di Sawah Besar. Sekilas, dari luar bangunannya tak tampak seperti masjid pada umumnya.  Hanya ada bangunan 4 lantai, bercorak kuning, hijau dan merah. Mirip seperti ruko dengan bangunan khas Tionghoa
Masjid Lautze, Haji Karim Oei, berada di deretan ruko-ruko di Sawah Besar. Sekilas, dari luar bangunannya tak tampak seperti masjid pada umumnya. Hanya ada bangunan 4 lantai, bercorak kuning, hijau dan merah. Mirip seperti ruko dengan bangunan khas Tionghoa (TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana)

Ditengah deretan ruko-ruko Sawah Besar, ada sebuah masjid yang berbeda dari kebanyakan.

Namanya Masjid Lautze. Berada tak jauh dari Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kalau dilihat sekilas, bangunannya tampak lebih mirip ruko dengan bangunan khas Chinese.

Terdiri dari 4 lantai, dindingnya berwarna kuning dengan pintu yang dicat merah terang.

Pada bagian depannya, ada beberapa buah lampion merah menghantung. Tak ada kubah, ataupun lambang-lambang bulan bintang, juga kaligrafi di bagian depannya seperti pada kebanyakan masjid.

Hanya saja, ada sebuah papan nama yang menjelaskan bahwa bangunan ini ternyata adalah masjid.

Masjid Lautze di kawasan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).
Masjid Lautze di kawasan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019). (TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci)

"Masjid Lautze, Haji Karim Oei," tulisannya.

Diketahui, masjid ini memang sudah terkenal di kalangan keturunan Tionghoa. Banyak masyarakat non pribumi yang datang ke sini untuk belajar Islam hingga mengucapkan syahadat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved