Ada Larangan Mudik Lebaran, Nelayan Cilincing Mudik Pakai Perahu, Butuh Sehari Semalam ke Cirebon

Menyiasati larangan mudik lebaran 2021 dan pengetatan perjalanan dalam negeri, para nelayan Cilincing mudik pakai perahu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (29/4/2021). Para nelayan Cilincing memilih mudik menggunakan perahu di tengah ketatnya larangan pemerintah selama pandemi Covid-19. 

Masing-masing perahu berukuran 2 GT (gross tonnage) yang berangkat dalam dua hari ini mengangkut empat sampai lima nelayan.

"Satu perahu bisa nampung maksimal empat sampai lima orang. Mereka kan menuju ke Cirebon, terutama daerah Kalipasung, Gebang," kata Kurdianto.

Setiap perahu yang biasa dipakai untuk menangkap ikan dibekali dengan dua mesin.

Menurut Kurdi, dengan tenaga dua mesin serta kondisi cuaca bagus, perjalanan dari Cilincing menuju ke Cirebon hanya memakan waktu sekitar sehari semalam.

Namun, apabila cuaca buruk terjadi di tengah perjalanan, para nelayan tersebut akan sandar sejenak di dermaga-dermaga terdekat yang mereka temui.

"Nelayan kan tahu kondisi, pakai logika juga. Jadi ngeliat cuaca. Kalo cuacanya nggak enak ya kita sandar, masuk ke muara orang dulu. Kalau bagus, ya jos (lanjut) terus," tutup Kurdi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved