Penyebar Babi Ngepet di Depok Ditangkap
Bu Wati Viral Tuding Tetangga Pesugihan Buka Pengobatan Alternatif, Tapi Tak Ada Warga yang Berobat
Ibu Wati yang viral tuduh tetangga pesugihan ternyata membuka praktik pengobatan alternatif di Kampung Baru tapi tak ada warga yang berobat.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Bahkan, sejumlah warga sampai rela bugil demi menangkap babi tersebut.
Usai penangkapan dilakukan, Selasa (27/4/2021), babi tersebut disembelih dan dikubur.
Dari kemunculan babi ngepet di Depok, salah seorang warga bernama Wati sampai melontarkan tuduhan kepada tetangganya yang dicurigai menggunakan pesugihan tersebut.
Wati menjadi viral karena membuat pengakuan soal tetangganya yang menganggur namun punya banyak uang.
Wati nekat menyimpulkan bahwa tetangganya itu menggunakan pesugihan babi ngepet agar kaya.
"Dari kemarin saya pantau pak orang ini, dia nganggur tapi duitnya banyak," aku Wati, dilansir dari Tribunnews.com.
Baca juga: Rekayasa Isu Babi Ngepet Sejak Lama, Kini Adam Menyesal Terancam 10 Tahun Bui: Ada Setan Masuk
Selang beberapa waktu, Wati mengunggah video klarifikasi usai pengakuannya itu viral.
Wati tak terima karena disebut fitnah sampai dikira dirinya lah yang menggunakan pesugihan tersebut.
Dituduh pesugihan, Wati tak segan bakal melaporkan netizen yang memfitnahnya kepada pihak polisi.
Tarik ucapan sebelumnya, Wati kini justru meminta maaf karena sudah membuat tuduhan kepada tetangganya yang dikira pakai pesugihan babi ngepet.
Dilansir dari unggahan Instagram @lambe_turah, Wati didampingi Ketua RW setempat mengungkapkan permohonan maafnya.
"Buat warga Kampung Baru Ragajaya, pokoknya buat semua yang tidak saya sebutkan satu per satu ya karena tidak apal, saya di sini hanya merantau dan ngontrak," ujar Wati.
Dengan suaranya yang lantang, Wati menyampaikan permohonan maaf atas tuduhan yang tak sepantasnya dilontarkan.
"Saya mau minta maaf atas tadi video yang saya ucapkan, seribu minta maaf dari ujung kaki sampai ujung kepala, saya bener-bener minta maaf," imbuh Wati.
Sadar dengan kesalahan yang dibuatnya, Wati tulus memohon maaf atas tindakan buruk yang dilakukannya.
"Sekali lagi saya minta maaf, itu saya ada kesalahan dari air ludah saya. Saya mohon maaf kalau ini menyakitkan warga Kampung Baru Ragajaya," tukas Wati.
Berita Kasus Babi Ngepet Lainnya
(TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)