Breaking News:

Masih Banyak Buruh Perempuan yang Enggan Ambil Cuti Hamil Karena Takut Dipecat

Dian Septi dari Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) mengatakan, buruh perempuan masih berada di barisan yang merasa dirugikan

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Dian Septi dari Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) menyoroti ketimpangan gender yang merugikan buruh perempuan dalam peringatan May Day 2021, Sabtu (1/5/2021), di Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Kaum buruh perempuan menyoroti masalah ketimpangan gender yang terus menerus terjadi di tempat kerja.

Masalah tersebut masih menjadi tuntutan yang berulangkali disuarakan setiap peringatan Hari Buruh, termasuk pada May Day tahun ini.

Dian Septi dari Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) mengatakan, buruh perempuan masih berada di barisan yang merasa dirugikan dengan sistem patriarki di tempat kerja.

"Karena kami terus dihantui ketimpangan gender oleh struktur sosial masyarakat yang masih menempatkan buruh perempuan itu nomor dua," kata Dian kepada TribunJakarta.com di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Dian, masih banyak perusahaan yang belum memikirkan kesejahteraan buruh perempuan.

Meski tak menyebutkan angka, Dian mendapatkan banyak keluhan dari teman-temannya sesama buruh perempuan yang mengeluhkan upah rendah.

Padahal, mereka-mereka itu dihadapkan pada situasi harus mengurus rumah tangga di tengah pekerjaan yang menumpuk setiap harinya.

"Kami ini kan bekerja di rumah juga. Mengasuh anak, sekaligus jadi tulang punggung keluarga, dan upahnya lebih murah," kata Dian menyuarakan keluhan para buruh perempuan.

Dian lantas menyoroti bahwa tak sedikit perusahaan yang belum peka betapa pentingnya memberikan dukungan penuh apabila ada pekerja wanita yang hendak mengambil cuti hamil maupun melahirkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved