Idul Fitri 2021
Jelang Lebaran Idul Fitri, Lebih Sehat Nasi, Lontong atau Ketupat untuk Disantap? Ini Penjelasannya
yuk cari tahu lebih sehat nasi, lontong atau ketupat untuk disantap saat lebaran Idul Fitri 2021.
Melansir Buku Ajar Gizi dan Diet (2018) oleh Pipit Festi W, kandungan kalori pada ketupat dan lontong cukup jauh berbeda dengan kandungan kalori pada nasi putih. Berikut perbedaannya:
1. Kandungan gizi ketupat
Pada ketupat dengan berat 160 gram, tercatat hanya mengandung kalori sebanyak 32 kkal.
Pada 160 gram ketupat juga mengandung protein 2,24 gram, lemak 0,112 gram, dan karbohidrat 43,2 gram.
Baca juga: Tak Sembarangan, Ini Profil Aiptu Tomi Target Utama Sate Sianida Kiriman Wanita Asal Majalengka
2. Kandungan gizi lontong
Tidak jauh berbeda dengan ketupat, pada lontong dengan berat 200 gram, terhitung hanya mengandung kalori sebanyak 38 kkal.
Pada 200 gram lontong, juga mengandung protein 5,44 gram, lemak 1,64 gram, dan karbohidrat 62,12 gram.
3. Kandungan gizi nasi
Sementara, pada nasi putih seberat 100 gram, kandungan kalorinya tercacat mencapai 100 175 kkal.
Pada 100 gram nasi, juga mengandung protein 3 gram, lemak 0,3 gram, dan karbohidrat 39, gram.
Baca juga: Cara Wanita Haid Dapat Malam Lailatul Qadar, Quraish Shihab Ungkap Tanda-tanda Orang Meraihnya
Jadi, mana yang lebih sehat?
Baik nasi, ketupat, maupun lontong sebenarnya sama-sama bermanfaat untuk pasokan energi tubuh dan boleh-boleh saja dikonsumsi sebagai makanan pokok saat menyambut Lebaran.
Namun, jika dilihat dari kandungan kalorinya, konsumsi ketupat dan lontong cenderung lebih sehat dibandingkan nasi putih, terlebih bagi mereka yang tengah berupaya menjaga berat badan.
Meski demikian, konsumsi ketupat dan lontong ini juga tak boleh dilakukan sembarangan.
Mengonsumsi ketupat dan lontong secara berlebihan sama juga membuat tubuh memperoleh asupan kalori dalam jumlah banyak.