Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Ungkap Efek Positif Munculnya Partai Ummat untuk Partainya

Bambang Kusumanto beri angkat bicara atas kemunculan Partai Ummat sebagai partai baru yang belum lama ini dideklarasikan oleh Amien Rais.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
Tribun Bali/Istimewa
Logo Partai Amanat Nasional 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Bambang Kusumanto beri angkat bicara atas kemunculan Partai Ummat sebagai partai baru yang belum lama ini dideklarasikan oleh Amien Rais.

Bambang menilai, kehadiran partai-partai baru adalah hal yang wajar terjadi.

Sebab, sebagai negara demokrasi Indonesia memberikan peluang untuk setiap orang memiliki aspirasi yang berbeda-beda.

"Kemunculan partai-partai baru, adalah hal yang wajar yang biasanya terjadi pasca kongres partai atau pasca pemilu. Ini negara demokrasi yang memberikan peluang untuk berbeda aspirasi," kata Bambang saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Bukan Politisi, Cerita Ditunjuknya Menantu Amien Rais Ridho Rahmadi Jadi Ketua Umum Partai Ummat

Bambang mengakui memang ada sejumlah kader PAN yang mulai bergabung ke Partai Ummat.

Akan tetapi, menurutnya hal ini tidak sama sekali mempengaruhi hubungn tim di internal PAN sendiri. Khususnya untuk PAN di DKI Jakarta.

Bahkan, disebutkannya hal ini menjadikan hubungan di internal PAN menjadi semakin solid.

"Munculnya Partai Ummat yang merupakan pecahan dari PAN, sebenarnya memberikan efek positif untuk PAN yaitu menjadikan PAN semakin solid dan terkonsolidasi dengan sendirinya. Garis perjuangan partai menjadi semakin jelas dan ini akan menarik pendukung pendukung baru yang sejalan dengan platform kerja PAN," kata Bambang.

"Untuk PAN DKI, tim internal tidak terpengaruh dengan kemunculan partai partai baru," jelasnya.

Di sisi lain, Partai PAN sejauh ini juga tengah melakukan penyegaran.

Baca juga: Ridho Rahmadi Jadi Ketum Partai Ummat; Ada Peran Ustaz, Awalnya Tidak Masuk Bursa Calon

Baca juga: POTRET Harmonis Ridho Rahmadi Ketua Partai Ummat, Luangkan Waktu Demi Keluarga Amien Rais

Baca juga: Profil Ridho Rahmadi, Menantu Amien Rais yang Jabat Ketua Umum Partai Ummat: Ahli IT Bergelar Doktor

Meski ada sebagian kecil kadernya yang bergabung ke Partai Ummat, namun hal ini juga dibarengi dengan munculnya kader-kader baru yang lebih muda.

"Kami juga tengah melakukan penyegaran dengan banyak bergabungnya kader-kader millenials baru dengan tetap mempertahankan kader lama yang loyal. Memang ada sejumlah kecil yang bergabung ke partai baru, namun mereka tidak instrumental di kepengurusan selama ini," imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya sederet tokoh bergabung dalam Partai Ummat yang baru saja dideklarasikan di Yogyakarta pada Kamis (29/4/2021) lalu atau bertepatan dengan 17 Ramadhan 1442 Hijriah.

Dilansir dari Tribunnews Senin (3/5/2021), tokoh yang paling menonjol adalah Amien Rais. Mantan ketua MPR itu menjabat sebagai ketua Majelis Syuro Partai Ummat.

Amien adalah pendiri Partai Ummat. Ia membangun partai tersebut usai terlibat konflik dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Di PAN sendiri Amien adalah pendiri dan merupakan Ketua Umum pertama. Ia juga pernah diusung menjadi capres dari partai berlambang matahari putih itu.

Selain Amien Rais, ada beberapa tokoh lain yang ikut bergabung dengan Partai Ummat, mulai dari Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Ka’ban, penyanyi dan bintang film era 1980-an Neno Warisman, eks narapidana kasus pelanggaran UU ITE Buni Yani, hingga mantan anggota DPR dari Fraksi PAN periode tahun 2009-2014 Chandra Tirta Wijaya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved