Lama Terbengkalai, Sekolah di Kabupaten Tangerang Jadi Sarang Monyet Liar
Sebuah gedung sekolah dikawasan Kabupaten Tangerang jadi sarang monyet liar, tepatnya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Desa Cikareo, Kecamatan Solear
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebuah gedung sekolah dikawasan Kabupaten Tangerang jadi sarang monyet liar.
Monyet-monyet tersebut bersarang dan berkeliaran di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.
Pasalnya, kawanan monyet liar tersebut bersarang di SDN 1 Desa Cikareo lantaran, gedung sudah lama terbengkalai selama pandemi Covid-19.
Kepala SDN 1 Desa Cikareo Supendi mengatakan, kalau sampai sekarang monyet-monyet tersebut masih berkeliaran di sekolah yang ia kelola.
"Monyet liar itu hinggap ke genteng rumah warga sampai ke genteng sekolahan, masih berkeliaran," jelas Supendi saat ditemui wartawan, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, tidak hanya di sekolahan, kawasan monyet liar itu juga kerap kali terlihat berkeliaran di rumah warga.
Mereka pun kerap kali hinggap ke genteng rumah maupun sekolah.
Baca juga: Kejari Depok Terus Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Depok: Tidak Ada yang Mandek
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Selasa 4 Mei 2021, Hubungan Asmara Zodiak Ini Bak Romeo dan Juliet
Baca juga: Pasar Tanah Abang Bejubel, Anggota DPRD DKI Kenneth: Jangan Sampai Ada Klaster Pusat Perbelanjaan!
"Monyet itu sebenarnya lapar makanya berkeliaran sampai ke sini. Saya kesal karena monyet itu genteng sekolah dirusak," keluh Supendi.
Awalnya, monyet tersebut hanya berjumlah dua ekor.
Lambat laun, monyet tersebut berkembang biak sehingga total ada enam ekor yang bersarang di SDN 1 Desa Cikareo.
"Saat ini jumlah monyet berkeliaran terdapat enam ekor. Mulanya hanya dua ekor, tapi bertambah empat ekor karena berkembang biak," jelas Supendi.
Ia menduga, monyet liar itu berasal dari wisata religi Makam Kramat Solear.
Mereka keluar dari tempat itu hinggap ke rumah warga dan sekolah.
"Monyet liar tersebut awal pertama kali itu sejak tahun 2019 ke pohon-pohon bambu dekat rumah warga. Mereka dari kramat Solear tapi mereka sempat pergi dan akhirnya balik lagi ke sini," jelas Supendi.
Menurut warga sekitar, monyet tersebut keluar dari habitatnya karena kekurangan pakan.
Baca juga: Ramalan Shio Selasa 4 Mei 2021, Hubungan Cinta Shio Ini Terganggu Rasa Cemburu
Apalagi jumlah mereka kini semakin banyak.
"Monyet itu berkeliaran keluar dari tempat wisata religi itu karena perut kosong," tutup Supendi.