Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Sempat Ragu Gelar Maulid di Petamburan, Rizieq Shihab Singgung Pengajian Anggota Wantimpres

Rizieq Shihab menyatakan sempat ragu saat bekas organisasi pimpinannya, Front Pembela Islam (FPI) hendak menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rizieq Shihab saat dihadirkan di sidang perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab menyatakan sempat ragu saat bekas organisasi pimpinannya, Front Pembela Islam (FPI) hendak menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 14 November 2020 lalu.

Dalam sidang kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rizieq mengaku pertama mendengar rencana kegiatan saat di masih di Arab Saudi.

Setelah mendapat laporan Rizieq lalu bertanya kepada eks Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis apa kegiatan yang menimbulkan kerumunan boleh digelar saat pandemi Covid-19 melanda.

"Saat itu belum dibentuk panitia dan belum disebutkan tanggal berapa (kegiatan digelar). Saat itu saya tanya memang boleh memperingati Maulid? Ini kan masih pandemi," kata Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Rizieq lalu bertanya kepada Sobri dan sejumlah pihak yang tidak dirincinya melalui sambungan telepon dari Arab Saudi mencari informasi terkait aturan protokol kesehatan di Indonesia.

Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021).
Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Rizieq yang saat itu sudah sekitar tiga tahun berada di Arab Saudi mengaku mengetahui bahwa pemerintah Indonesia menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), hanya tidak tahu rinciannya.

"Jawaban yang saya himpun kata mereka 'Oh enggak apa bib, boleh'. Loh, dari mana anda tahu boleh, saya tanya. Saya kan enggak tahu peraturan. Saya tahu ada PSBB, tapi bagaimana rincian PSBB kan saya enggak paham," ujarnya.

Baca juga: Pengunjung Tangcity Mall Membludak, Wali Kota Tangerang Ancam Sanksi Tutup Operasional

Baca juga: Penumpang di Terminal Jatijajar Mulai Naik Jelang Pelarangan Mudik Lebaran

Baca juga: Aksi Terencana NA Sang Pengirim Sate Beracun, Ganti Motor & Buang Jaket Berujung Salah Target

Rizieq menuturkan keraguannya mulai hilang saat mendapat kiriman video dari sejumlah temannya di Indonesia terkait pelaksanaan kegiatan agama seperti Maulid Nabi di masa pandemi Covid-19.

Di antaranya kegiatan pengajian yang diadakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Indonesia, Habib Luthfi bin Yahya di Kota Pekalongan, Jawa Tengah saat pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved