Sate Ayam Beracun
Beda Status NA Pengirim Sate Beracun, Keluarga Bilang Masih Gadis Tapi Ketua RT Sebut Nikah Siri
Status Nani Apriliani Nurjaman (25) sang pengirim sate beracun diungkap keluarga di Majalengka dan Ketua RT di Piyungan. Mana yang benar?
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Bahkan, sebelum memasuki bulan puasa tahun ini pun, kata Maman, anaknya juga pulang ke rumah.
"Baru ketemu awal puasa ini. Di rumah selama tiga hari, lalu berangkat lagi. Setiap tahun juga pulang," ujarnya.
Namun, selama di rumah, kata Maman, anaknya cenderung berdiam diri.
Baca juga: Mengenal Senyawa Kalium Sianida Silent Killer dalam Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul
Tak ada cerita-cerita terkait kesehariannya selama bekerja di Yogyakarta maupun kisah asmaranya.
Maman mengaku hanya pasrah dengan proses hukum yang harus dijalani anaknya. Ia berharap, ada keringanan hukuman.
"Orangnya mah baik, tapi memang pendiam. Di rumah saja kemarin diam saja, tidak cerita-cerita," ujar Maman.
Sementara itu di mata tetangga, meski jarang pulang, dan ketika pulang relatif singkat, tetapi Nani terbilang someah (ramah) dengan para tetangganya itu.
"Teh NA itu orangnya someah (ramah) kalau pulang, ya biasa, nyapa gitu. Sama anak-anak kecil juga suka ngasih uang," ujar tetangga NA, Opan Sopandi (43) saat berbincang dengan Tribuncirebon.com, Selasa (4/5/2021).
Namun, Opan mengaku tidak mengetahui secara rinci aktivitas NA di Bantul, tempat merantau-nya itu.
Begitu juga dengan sifatnya saat berada di Bantul.
"Yang pasti, kalau di sini mah someah. Tahunya Teh NA di sana teh, kerja. Tapi nggak tau, kerja apanya mah," jelas dia.
Lebih jauh Opan mengatakan, sebelum diketahui NA terlibat dalam kasus sate maut itu, dirinya sudah mengetahui kasus yang menewaskan anak driver Ojol itu.
Namun dia tidak menyangka kalau kasus itu ada keterlibatan dengan tetangganya.
"Sebelum ramai kaya gini, udah lihat berita tentang itu sih. Ya kaget, nggak nyangka aja. Karena dia orangnya someh, kalau di sini," ucapnya.
Sementara, Ketua RT 3/3, Johari mengatakan, Senin (4/5/2021) kemarin rumah ayah NA sempat kedatangan petugas kepolisian dan aparat desa.