Breaking News:

Sate Ayam Beracun

Mengenal Senyawa Kalium Sianida 'Silent Killer' dalam Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul

Apa itu Kalium Sianida (KCN)? Mengapa efeknya bisa begitu mematikan? Berikut ulasannya.

Kompas/ Markus Yuwono
Dir Reskrimmum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satriya (Baju Putih) dan tersangka NA (di kanan) di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). Mengenal senyawa Kalium Sianida yang terdapat dalam sate beracun di Bantul. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nahas menimpa bocah berusia 10 tahun di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia meninggal dunia setelah menyantap sate beracun jenis sianida yang dibawa ayahnya.

Sang ayah, Bandiman yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) tak menyangka makanan yang ia bawa pulang membawa malapetaka bagi anaknya.

Bandiman mendapatkan sate beracun tersebut dari perempuan bernama Nani Aprilia Nurjaman (25).

Mulanya Nani menyuruh pengemudi ojek online tersebut untuk mengantarkan sate itu pada seseorang bernama Aiptu Tomi.

Merasa tidak memesan makanan dan tidak mengetahui pihak pengirim, keluarga Tomi pun tidak bersedia menerima sate yang diantar Bandiman.

Baca juga: Nani Nyesal Sate Sianida Salah Sasaran ke Anak Driver Ojol, Foto Pelaku di Medsos Bikin Salah Fokus

Tanpa curiga, Bandiman kemudian membawa pulang sate tersebut dan disantap oleh istri dan anaknya di rumah.

Malang sungguh malang, belakangan diketahui sate itu mengandung racun jenis kalium sianida (KCN).

Anak Bandiman yang menyantap sate beracun itu tewas, sementara sang istri berhasil diselamatkan.Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami mual-mual pasca memakan sate beracun itu.

Lantas apa itu Kalium Sianida? Mengapa efeknya bisa begitu mematikan?

Baca juga: Jelang Berbuka Puasa King Kobra Berukuran Jumbo Berkeliaran di Jalan dan Masuk ke Garasi Rumah Warga

Baca juga: Kerap Dengar Curhat Nani Soal Aiptu Tomi, Pria Ini Lalu Sarankan Pelaku Kirim Sate Bersianida

Baca juga: Bukannya Sahur, 3 Pasangan Remaja Ini Malah Asyik Berduaan di Kamar Penginapan

Halaman
1234
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved