Breaking News:

Tak Seperti Tanah Abang, PLT Wali Kota Jaksel Sebut Pusat Belanja di Wilayahnya Cenderung Sepi

PLT Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan ada kecenderungan pusat-pusat belanja di Jakarta Selatan sepi meski menjelang lebaran.

KOMPAS.com/NURSITA SARI
PLT Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan ada kecenderungan pusat-pusat belanja di Jakarta Selatan sepi meski menjelang lebaran. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PLT Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan ada kecenderungan pusat-pusat belanja di Jakarta Selatan sepi meski menjelang Lebaran.

Berbeda dengan Pasar Tanah Abang, jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan Jakarta Selatan terpantau masih terkendali. 

"Ada kecenderungan beberapa mal dan pasar sepi pengunjung. Jadi untuk Jakarta Selatan, belum ada kekhawatiran terjadi membludaknya pembeli seperti Tanah Abang," kata Isnawa dikonfirmasi, Selasa (4/5/2021).

Sebelumnya, ramai diberitakan soal membludaknya pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat menjelang lebaran.

Jumlah pengunjungnya disebut-sebut melonjak 200 persen dari total kapasitas. Mereka datang untuk berburu keperluan Idul Fitri khususnya baju Lebaran.

Wakil Wali Kota Jaksel, Isnawa Adji pada Jumat (1/3/2019).
Plt Wali Kota Jaksel, Isnawa Adji pada Jumat (1/3/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Terkait hal ini, Isnawa Adji yakin bahwa Jakarta Selatan tak akan mengalami kasus serupa.

Sebab, pasar-pasar di Jakarta Selatan sendiri kebanyakan didominasi oleh toko-toko kelontong, sembako, dan sayur mayur, mini market, sampai super market.

Baca juga: Lesti Kejora Pernah Dapat Ancaman Pembunuhan, Manajer Rizky Billar Ungkap Ini: Kita Masih Manusiawi

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Selasa, 4 Mei 2021: Elsa Makin Terpojok, Aldebaran Ngedrop Lagi

Baca juga: Viral Video Seorang Pria Jalan-jalan di Mal Sebut Orang yang Pakai Masker Tolol, Polisi Turun Tangan

Sehingga desakan pengunjung untuk berburu baju lebaran diyakini tak terjadi di Jakarta Selatan.

Kendati begitu, Isnawa mengatakan pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak-pihak di pusat belanja untuk mengatur jalur keluar masuknya pengunjung.

"Sejak awal pandemi dikhawatirkan muncul klaster pasar. Kami (bersama) PD Pasar Jaya dan satgas covid-19 sudah lakukan langkah-langkah penegakkan prokes. Misalnya menyediakan tempat cuci tangan, mengingatkan pengunjung gunakan masker, dan menjaga jarak. Termasuk kios-kios sediakan tirai plastik untuk hindari droplet," kata Isnawa Adji.

"Berbeda dengan Tanah Abang, kebanyakan pasar yang di kelola PD pasar di Jaksel didominasi oleh sembako, kelontong, sayur mayur dan buah. di wilayah kita, komoditas ini juga banyak kita temui di mini market, fresh mart sampai sekelas super market. Jadi kemungkinan terjadi kerumunan dan berkumpulnya pembeli dalam jumlah sangat besar tidak akan terjadi," imbuhnya.

Meski begitu, disebutnya memang ada beberapa pasar yang biasanya lebih ramai ketika menjelang lebaran.

Seperti Pasar Minggu, dan di Kebayoran lama. Namun sampai saat ini, kata Isnawa pengunjungnya masih terkendali.

"Tapi di Jaksel cenderung sepi," jelasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved