Breaking News:

Sate Ayam Beracun

Aiptu Tomi Buka Suara Terkait Hubungannya dengan Pengirim Sate Beracun Nani Apriliani Nurjaman

Aiptu Tomi akhirnya buka suara terkait hubungannya dengan wanita pengirim sate beracun sianida Nani Apriliani Nurjaman (25).

Editor: Suharno
(kolase Instagram)
Sederet Fakta Pengakuan Nani Pengirim Sate Sianida, Dibisiki Sosok Ini buat Beli Racun 

Nani lantas memesan racun melalui online e commerce atau e-Dagang. Racun yang ditaburkan ke bumbu sate tersebut yaitu KCn atau kalium sianida.

Racun inilah yang kemudian menyebabkan anak pengemudi ojek online atau ojol, Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, meninggal pada Minggu (25/4/2021).

Dalam kasus ini, polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya helm, sandal, uang tunai Rp 30.000, hingga dua sepeda motor.

Baca juga: Cara Membuat SIKM untuk Menjenguk Keluarga yang Sakit atau Meninggal Dunia saat Ada Larangan Mudik

Atas perbuatannya, Nani dijerat Pasal 340 KUHPl sub Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tentang perlindungan anak.

Ancamannya yakni hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara.

Nikah siri dan tinggal bersama

Ketua RT 03 Cempokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Agus Riyanto mengungkap Nani Apriliani Nurjaman dan Aiptu Tomi telah nikah siri bahkan tinggal bersama.

Agus Riyanto mengingat momen saat Nani Apriliani Nurjaman dan Aiptu Tomi pernah mengundang warga ke rumah barunya.

Diketahui Nani merupakan warga asli Majalengka menjadi dalang sate beracun yang menewaskan anak driver ojek online.

Baca juga: Simak Obat Tradisional Alami Mencegah Kantuk, Penting di Bulan Ramadan atau Saat Mengemudi

Ketua RT, Agus menyebut Nani merupakan warganya yang sudah setahun tinggal di Jalan Potorono, Cempokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved