Sate Ayam Beracun

TERKUAK Masa Lalu Nani Pengirim Sate Beracun, 7 Tahun Lalu Pamit Kerja ke Bantul, Kini Berujung Bui

Terkuak masa lalu Nani Apriliani Nurjaman (25), pengirim sate beracun yang menewaskan anak pengemudi ojek online.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
delicious.com.au dan Kompas/MARKUS YUWONO
Masa lalu Nani Apriliani, pengirim sate beracun di Bantul yang menewaskan anak pengemudi ojek online. 

7 tahun lalu, Nani pamit bekerja ke Bantul, Yogyakarta sebagai pedagang oleh temannya.

Baca juga: 6 Cara Bijak Kelola THR demi Tujuan Keuanganmu Cepat Terwujud!

"Kalau tidak salah tahun 2014, ia berangkat kerja ke Bantul. Setelah lulus SMP, pulang setiap lebaran tetapi sebelum puasa (kemarin), dia sempat pulang juga," imbuh Maman.

Kini Maman hanya pasrah atas ancaman hukuman mati yang menjerat Nani Apriliani Nurjaman.

Maman berharap ada keringanan hukuman untuk anaknya itu.

FOLLOW JUGA:

Pelaku Menyesal

Pengirim sate beracun, Nani Aprilia Nurjaman mengaku menyesal karena aksinya salah sasaran dan menyebabkan orang lain yakni Naba Faiz Prasetya (10) anak dari Bandiman pengemudi ojek online, meninggal.

Apalagi, aksinya tersebut viral di media.

"Iya adalah omongan sepintas seperti itu (menyesal), cukup goyah ketika terjadi viral di media," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021).

Dikatakan Burkan, Nani mengakui, namun ia gelisah menyebabkan komunikasinya belum baik.

Baca juga: Mengenal Senyawa Kalium Sianida Silent Killer dalam Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul

"Ini introvert banget (tersangka) tidak semudah yang anda bayangkan. Jadi awalnya saya mengira sesimpel itu tapi agak tertutup," kata Burkan.

Burkan menjelaskan, bahan kimia dipesan melalui aplikasi online cukup lama.

Setelah datang dicampurkan ke bumbu sate pada hari Minggu (25/4/2021).

Nani, pengirim sate beracun sempat kunjungi orangtuanya di Majalengka. Begini sifat aslinya.
Nani, pengirim sate beracun sempat kunjungi orangtuanya di Majalengka. Begini sifat aslinya. (delicious.com.au dan Kompas/MARKUS YUWONO)

"Dari peristiwa ini kami simpulkan bahwa sebenarnya, peristiwa ini sudah dirancang tidak saat itu. Tetapi sudah dirancang beberapa hari maupun beberapa minggu sebelumnya."

"Karena pemesanan KCN ini sudah dari kira-kira tiga bulan yang lalu," kata Burkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved