Breaking News:

Kepala Satpol PP DKI Minta Pedagang Pasar Tanah Abang Tidak Berjualan di Atas Trotoar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta meminta pedagang Pasar Tanah Abang tidak berjualan di atas trotoar jalan.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Setelah Satpol PP pergi, Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar lapaknya di trotoar jalan sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pukul 15.15 WIB, Jumat (7/5/2021) . 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta meminta pedagang Pasar Tanah Abang tidak berjualan di atas trotoar jalan.

Hal ini bertujuan mencegah kerumunan saat pandemi Covid-19. 

"Pedagang tidak menutup jalan trotoar, nah itu yang kami harapkan. Tanah Abang ini kan setiap tahun selalu dikunjungi banyak orang," jelas Arifin, saat dihubungi, Minggu (9/4/2021).

Para pedagang dilarang berjualan di atas trotoar juga karena tidak boleh menutup akses pejalan kaki.

Arifin mengatakan, roda ekonomi di Pasar Tanah Abang boleh berjalan asal mematuhi aturan.

Apalagi saat pandemi Covid-19, kata Arifin para pedagang wajib mematuhi protokol kesehatan. 

"Pedagang dan pengunjung bukan cuma dari Jakarta, tapi dari berbagai daerah. Karena situasinya masih Covid-19, maka kami harus kendalikan," tutur Arifin.

"Jadi kami batasi dan semua aktivitas ekonominya agar berjalan, tapi tidak mengabaikan Covid-19 yang masih terjadi di jakarta," tutup dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat empat kebijakan yang diyakininya mampu mengatasi kerumunan di Pasar Tanah Abang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved