Breaking News:

2.703 Warga Jakarta Ajukan SIKM Selama 4 Hari Larangan Mudik, Mayoritas Untuk Keperluan Ini

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguschandra menuturkan, jumlah tersebut terhitung hingga 9 Mei 2021

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Pengemudi mobil yang diputar balik petugas karena tak memiliki SIKM di Cakung, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejak diterapkan 6 Mei 2021 lalu, total ada 2.703 permohonan pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguschandra menuturkan, jumlah tersebut terhitung hingga 9 Mei 2021 kemarin.

Dari jumlah tersebut, mayoritas permohonan SIKM diajukan untuk keperluan kunjungan keluarga sakit.

"Untuk kunjungan keluarga sakit jumlahnya ada 1.723 permohonan," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (10/5/2021).

Kemudian, kunjungan duka keluarga sebanyak 654 pengajuan dan untuk ibu hamil dengan satu pendamping asa 216 permohonan.

"Paling sedikit untuk kepentingan persalinan dengan pendamping maksimal dua orang, sampai 9 Mei kemarin ada 110 permohonan," ujarnya.

Walau ada lebih dari 2.500 permohonan pembuatan SIKM yang masuk, namun tak semuanya disetujui.

Sebagian besar permohonan itu justru ditolak lantaran persyaratan pengajuan SIKM belum dilengkapi pemohon.

"Tercatat permohonan SIKM yang ditolak ada 1.447," kata anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved